TribunJabar/

Efek Kecanduan Obat PCC, Sulit Kontrol Gerak Mata Hingga Kematian

Carisoprodol ditarik karena kerap disalahgunakan. Zat ini juga dan menimbulkan ketergantungan atau bersifat adiksi.

Efek Kecanduan Obat PCC, Sulit Kontrol Gerak Mata Hingga Kematian
TRIBUNJABAR.CO.ID/DANIEL DAMANIK
Obat PCC yang diduga disalahgunakan dan mengakibatkan korban jiwa. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Obat PCC kembali menjadi sorotan publik setelah 70-an remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara, dilarikan ke rumah sakit, pekan lalu. Dua di antaranya meninggal dunia.

Belakangan diketahui, hal itu terjadi karena mereka mengonsumsi PCC.

Izin edar carisoprodol yang terkandung dalam obat PCC ini sebenarnya sudah dicabut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejak 2013.

Carisoprodol ditarik karena kerap disalahgunakan. Zat ini juga dan menimbulkan ketergantungan atau bersifat adiksi.


Dalam takaran normal, PCC sebenarnya berguna untuk menghilangkan rasa nyeri, membuat rileks, dan menimbulkan rasa kantuk.

Namun, pemakaian lebih dari 1.400 miligram bisa menimbulkan keracunan.

Namun, pemakaian berlebih dapat membuat pengonsumsinya akan mengalami kejang, pingsan, muntah darah, keram perut, bahkan bisa berujung dengan kematian.

Baca: Robin van Persie Bertanya Bagaimana Persib Bandung ke Raphael Maitimo, Tanda-tanda?

Para pengguna PCC berlebih juga bisa mengalami kesulitan mengontrol gerak tubuh bahkan gerak bola mata. Denyut jantung bertambah, tapi tekanan darah menurun.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help