TribunJabar/

Lansia di Purwakarta Capai Angka 10 Persen dari Jumlah Penduduk

Jumlah warga dengan usia lanjut mencapai angka 10 persen dari total penduduk Purwakarta. . .

Lansia di Purwakarta Capai Angka 10 Persen dari Jumlah Penduduk
INSTAGRAM
Ilustrasi lansia 

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Jumlah warga dengan usia lanjut mencapai angka 10 persen dari total penduduk Purwakarta yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Purwakarta tahun lalu mencapai 932.701 orang.

Masih ‎berdasarkan statistik BPS, secara keseluruhan, warga usia lanjut di Purwakarta mencapai ‎90 ribu lebih yang tersebar di 192 desa di 17 kecamatan. Jumlah itu keseluruhan warga yang berusia di atas 60 tahun.

Secara spesifik, data BPS tahun lalu menyebutkan ‎hinga kini masih ada lansia dengan usia di atas 75 tahun. Jumlahnya mencapai 23 ribu lansia. 11 ribu lebih diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan sisanya perempuan. Hanya saja, BPS belum merinci ihwal kondisi lansia tersebut.

Pengamat kebijakan publik Doni Irawadi warga usia lanjut perlu perhatian terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya. Termasuk hunian tempat tingal mereka dan keterlibatan keluarga dalam mengurus mereka.


"Warga usia lanjut di Indonesia kerap memprihatinkan di masa senjanya. Indikatornya, seringkali bahkan mereka tidak punya akses terhadap kebutuhan dasar," ujar Doni melalui ponselnya, Minggu (17/9).

Bahkan tidak jarang warga usia lanjut juga diterlantarkan oleh keluarga keturunannya sehingga tinggal di rumah tidak layak huni bahkan sama sekali tidak punya rumah. Umumnya, mereka tinggal di daerah terpencil meski tidak jarang hidup di tengah perkotaan yang padat.

"Di Purwakarta juga kan tidak ada rumah khusus untuk merawat warga lanjut usia. Maka perlu perhatian lebih. Tidak hanya oleh pemerintah di level daerah, tapi juga hingga level desa. Bahkan warga juga bisa ikut merawat lansia yang terlantar, minimal memperhatikan kebutuhan dasarnya," katanya.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menambahkan sejak awal perioede kedua kepemimpinannya, ia sudah memikirkan ihwal jumlah warga usia lanjut. Ia membuat kebijakan ibu asuh, sebuah kebijakan yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) golongan tertentu menyumbang biaya kebutuhan dasar.

"Saya dari awal sudah memikirkan itu dan bahkan mengambil langkah taktis dengan kebijakan ibu asuh. ASN golongan tertentu di Purwakarta wajib menyumbang biaya untuk kebutuhan dasar warga usia lanjut apalagi mereka yang terlantar," ujar Dedi di Purwakarta.

Ia merinci hingga saat ini, Pemkab Purwakarta sudah menyantuni sekitar 12 ribuan warga usia lanjut dengan melibatkan ASN golongan tertentu.


"Menyumbang sebisanya karena kan fokusnya untuk memenuhu kebutuhan dasar mereka. Jika ada lansia tinggal di layak huni, kami perbaiki rumahnya," ujar Dedi.

Ia menyebut warga juga bisa terlibat dalam merawat orang tua lanjut usia. Minimal kata dia, membantu kebutuhan makan dan minumnya. "Dan bagi kita semua, saya minta semua warga untuk tidak menelantarkan orang tua. Bagaimanapun mereka adalah yang berharga bagi kita," kata Dedi. ‎(men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help