Hukum

Hakim Ingatkan Saksi Aqua untuk Berkata Jujur

KPPU melanjutkan pemanggilan saksi-saksi atas dugaan pelanggaran monopoli dan persaingan tidak sehat yang dilakukan...

Hakim Ingatkan Saksi Aqua untuk Berkata Jujur
shutterstock
Illustrasi. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - KPPU melanjutkan pemanggilan saksi-saksi atas dugaan pelanggaran monopoli dan persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh PT Tirta Investama dan PT Balina  Agung Perkasa sebagai produsen Aqua.

Kasus ini melanggar pasal 15 ayat 3 huruf b dan pasal 19 huruf a dan b Undang Undang No 5 Tahun 1999.

Pemanggilan dan pemeriksaan  dilakukan pada hari Selasa (12/9/2017), Rabu (13/9/2017), dan Kamis (14/9/2017).

Sidang dengan nomor perkara 22/KPPU-L/2016 dipimpin langsung oleh Ketua Tim Majelis Munrohim Salam bertempat di kantor KPPU jalan Ir H Juanda no 36 Jakarta Pusat.

Baca: Deddy Mizwar: Jujur Saja, Saya Tidur Aja Seharian, Duit 2 Miliar Ngalir Setiap Tahunnya

Pada sidang lanjutan yang dilakukan Selasa (12/9/2017), seperti rilis yang diterima Tribun, Sabtu (16/9/2017), Tim Investigator menghadirkan saksi karyawan PT Tirta Investama Aqua yang bernama Sulistiyo Pramono.

Pada saat kejadian Sulistiyo Pramono menjabat sebagai Key Account Executive untuk wilayah penjualan Cikampek dan Cikarang.

Dalam melakukan pekerjaannya tersebut seorang Key Account Executive melakukan koordinasi dengan DRM (Distribution Relation Manager).

Dari kesaksian di persidangan terungkap, bahwa  saat Sulistiyo Pramono menjabat sebagai Key Account Executive telah mengirim email kepada atasannya agar status toko Cuncun atau Vanny milik Yatim Agus Prasetyo yang berstatus sebagai Star Outlet (SO).

Dalam email tersebut, Sulistiyo menulis toko yang beralamat di jalan Kh Ahmad Dahlan no 1 Karawang Jawa Barat agar segera diturunkan menjadi Whole Seller (WS).

Halaman
123
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help