TribunJabar/
Home »

Seleb

» Musik

Demi Ciptakan Album Baru, Personel Noah Dikarantina Selama Seminggu di Kapal Laut

Dalam rangka membuat album terbaru, personel NOAH dikarantina selama satu minggu penuh di kapal Phinisi yang berlayar di perairan Lombok.

Demi Ciptakan Album Baru, Personel Noah Dikarantina Selama Seminggu di Kapal Laut
TRIBUNJABAR.CO.ID/PUTRI PUSPITA
Ariel, Uki, Lukman dan David Noah dikarantina selama seminggu di kapal Phinisi untuk membuat album baru. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Road to new album, grup band Noah gelar press conference yang mengumumkan bahwa mereka akan menghadirkan bocoran lagu terbarunya, Sabtu (16/9/2017) di Lanud Sulaiman, Bandung.

Ariel, Lukman dan Uki tampak hadir dalam press conference concert Noah, sedangkan David yang saat itu masih dalam perjalanan datang terlambat dan akhirnya tidak bisa ikut hadir.

Album terbarunya kali ini mengusung tema kehidupan, keluarga, percintaan yang hadir dengan sound yang berbeda.

Dalam rangka membuat album terbaru, personel Noah dikarantina selama satu minggu penuh di kapal Phinisi yang berlayar di perairan Lombok.

"Karena sudah lama jarang bersama, akhirnya kita dikarantina di dalam kapal dan membuat album terbaru bersama," ujar Ariel saat press conference di Badung Cafe and Resto di Jalan Dr Cipto No 3 Pasir Kaliki, Kamis (14/9/2017).


Ariel menceritakan bagaimana pengalamannya saat karantina di dalam kapal Phinisi, cuaca yang buruk membuatnya mabuk laut dan area kapal bergoyang selama dua hari.

Proses karantina yang dilakukan oleh Noah memang bukanlah yang pertama kalinya, untuk album Bintang di Surga pun Ariel mengatakan mereka dikarantina sebelumnya.

Proses karantina menurut Ariel membawa manfaat bagi Noah, yaitu fokusnya personel Noah untuk membuat album baru.

Tidak ada kegiatan lain yang bisa dilakukan dan susahnya sinyal membuat Ariel, Lukman, Uki dan David fokus untuk album terbarunya.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help