TribunJabar/

BNN Benarkan Adanya Korban Meninggal Dunia Akibat Penyalahgunaan Obat PCC

Sejak hari Rabu (13/9/2017), media sosial diramaikan dengan adanya info temuan penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC.

BNN Benarkan Adanya Korban Meninggal Dunia Akibat Penyalahgunaan Obat PCC
TRIBUNJABAR.CO.ID/DANIEL DAMANIK
Obat PCC yang diduga disalahgunakan dan mengakibatkan korban jiwa. 

Laporan Wartawan TribunJabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sejak hari Rabu (13/9/2017), media sosial diramaikan dengan adanya info temuan penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC.

Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) merupakan obat yang diberitakan menyebabkan adanya korban.

Saat Tribun Jabar melakukan konfirmasi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat tentang rumor yang beredar, Humas BNNP Jabar, Herdy membenarkan hal tersebut.

"Bahwa benar, informasi yang kami dapatkan dari BNN Pusat, terdapat seorang meninggal dunia, dan 42 orang harus dirawat di sejumlah Rumah Sakit di Kendari," ujar Herdy kepada Tribun Jabar, Kamis (14/9/2017) di Kantor BNN, Jalan Jakarta, Bandung.

Diduga kuat, korban meninggal dunia dan korban yang masih dirawat, diakibatkan penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC.


"Di berbagai pemberitaan juga menyebutkan, bahwa korban yang meninggal dunia, mengkonsumsi obat PCC sebanyak tiga butir selaligus," kata Herdy.

Menurut Herdy, pihak BNN RI, BNN Provinsi Sulawesi Tenggara, dan BNNK Kendari sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban dan PCC yabg dikonsumsi.

Hingga saat ini, Balai Laboratorium Narkotika BNN sedang melakukan koordinasi dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pusat dan BPOM Wilayah setempat untuk memeriksa kandungan yang ada di dalam obat yang bertuliskan PCC.

"Info yang kami kumpulkan dari berbagai sumber, bahwa obat PCC diketahui dikonsumsi korban dicampurkan dengan obat jenis lainnya," kata Herdy.

Herdy menyampaikan, bahwa BNN RI telah secara resmi menginformasikan tentang kebenaran adanya korban akibat penyalahgunaan obat PCC.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help