TribunJabar/

Persib Bandung

Reaksi Pemain Persib Bandung Soal Koreo ''Save Rohingya'' yang Berbuah Ancaman Sanksi

Bobotoh terancam kena sanksi karena koreo itu, mengacu pada aturan kompetisi Liga 1 2017 yang mengadopsi Law of The Game FIFA.

Reaksi Pemain Persib Bandung Soal Koreo ''Save Rohingya'' yang Berbuah Ancaman Sanksi
rizal fanany/tribun bali
Pemain Bali United Yabes Roni berebut bola dengan Achmad Jufriyanto pemain Persib Bandung dalam babak lanjutan Liga 1 di stadion Dipta, Gianyar, Rabu (31/5/2017). Bali United menang 1-0 atas tim Maung Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Pemain bertahan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, mengaku siap udunan jika bobotoh terkena sanksi gara-gara koreo "Save Rohingya".

Koreo itu ditampilkan ketika Persib Bandung menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bamdung, Sabtu (9/9/2017).

Bobotoh terancam kena sanksi karena koreo itu, mengacu pada aturan kompetisi Liga 1 2017 yang mengadopsi Law of The Game FIFA.

FIFA tak mengizinkan simbol atau pesan politik masuk ke dalam lapangan pertandingan.


Namun belum ada keterangan pasti dari PSSI, sekadar isu yang beredar di dunia maya.

Menurut Achmad Jufriyanto, bobotoh tidak pantas dikenai sanksi karena koreo "Save Rohingya" dilakukan menjelang pertandingan Persib melawan Semen Padang itu.

"Kurang tepat jika (bobotoh) harus dikenai sanksi sebab itu lebih kepada solidaritas kemanusiaan," ujar Achmad Jufriyanto di Mes Persib, Kota Bandung, Selasa (12/9/2017).

Baca: Baru Lima Kali Perkuat Persib, Ezechiel Sudah Isyaratkan Bakal Bertahan Lama di Bandung

Halaman
123
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help