TribunJabar/

Polisi Imbau Sopir Taksi Online dan Konvensional Tak Terprovokasi, Penyiram Air Keras Masih Diburu

Dari pihak pengemudi taksi konvensional meminta agar diberlakukan sistem zonasi dan jarak untuk taksi online.

Polisi Imbau Sopir Taksi Online dan Konvensional Tak Terprovokasi, Penyiram Air Keras Masih Diburu
Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolsekta Babakan Ciparay, Kompol Edy memfasilitasi musyawarah antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kapolsekta Babakan Ciparay, Kompol Edy memfasilitasi musyawarah antara pengemudi taksi konvensional dengan online di Kantor Primajasa, Jl Soekarno Hatta, Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (13/9/2017).

Kompol Edy mengatakan, bahwa ada hikmahnya atas peristiwa tersebut, terjadi silaturahmi antar pihak kepolisian dengan pengemudi, baik taksi konvensional maupun online.

Baca: Tendang Bola Tak Sakit tapi Joging Malah Terasa Sakit, Tantan Ternyata Menderita Sakit Ini

Dari pihak pengemudi taksi konvensional meminta agar diberlakukan sistem zonasi dan jarak untuk taksi online.

"Misalkan berlakukan zona radius 300 meter atau beberapa meterlah," kata seorang pengemudi taksi konvensional.

Menurut Kompol Edy, terkait ketegangan pada Selasa (12/9/2017) malam, ada pihak ketiga yang memprovokasi antara pengemudi taksi online dan konvensional.


"Kita jangan terprovokasi, jangan terpancing emosinya, apalagi sampai melanggar hukum," kata Edy.

Pihak Polsekta Babakan Ciparay sudah menerima laporan dari pengemudi taksi online tentang penyiraman air keras tersebut.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help