TribunJabar/

Festival Ekonomi Syariah Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Tujuan Penyelenggaraan Acaranya

Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa Barat 2017 yang diselenggarakan di Pusdai Bandung telah melakukan kick off atau pembukaan awal.

Festival Ekonomi Syariah Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Tujuan Penyelenggaraan Acaranya
Istimewa
Pembukaan Fesyar di Pusdai Bandung, Rabu (13/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa Barat 2017 yang diselenggarakan di Pusdai Bandung telah melakukan kick off atau pembukaan awal.

Kick off Fesyar dibuka oleh Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jawa Barat, Wiwiek Sisto Widayat, pada Rabu (13/9/2017).

Malam harinya, Fesyar akan resmi dibuka oleh Anggota Deputi Gubernur Bank Indonesia dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar dari pihak Bank Indonesia KPw Jawa Barat, adapun tujuan dari terselenggaranya Fesyar ini adalah untuk pengembangan ekonomi syariah yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Pengembangan ekonomi syariah dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi produk-produk keuangan syariah bagi masyarakat.

Kemudian, Fesyar ini juga memiliki tujuan mempromosikan juga mendekatkan produk dan jasa UMKM industri kreatif dan ketahanan pangan berbasis syariah kepada masyarakat.

Fesyar merupakan bagian dari Indonesia Shari'a Economic Forum (ISEF) yang telah diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan berbagai pihak sejak tahun 2014.

Fesyar yang memiliki tema “Mewujudkan Jawa sebagai Poros Pemberdayaan Ekonomi Syariah Nasional“ ini memiliki rangkaian acara sampai Jumat (15/9/2017) nanti.

Direncanakan, beberapa jenis kegiatan dari Fesyar ini adalah Seminar Model Pemberdayaan Pesantren, Seminar Industri Halal, Seminar Blueprint Pengembangan Ekonomi Syariah, Seminar Zakat dan Wakaf, dan Workshop Kurikulum Model Ekonomi Syariah.

Akan selenggarakan juga berbagai macam lomba, seperti lomba Kaligrafi, da’i cilik, kesenian daerah bernuansa islami, entrepreneur muda syariah dan duta ekonomi syariah, serta pameran ekonomi & keuangan syariah.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help