TribunJabar/

Diperkosa Beberapa Jam Sebelum Pernikahan, Hidup Wanita Ini Bagai Dikutuk. Simak Kehidupannya Kini

Kemalangan bisa menghampiri siapapun dan kapanpun tanpa mengenal waktu. Wanita asal Nairobi, Kenya ini telah merasakannya, mengalami kemalangan, ...

Diperkosa Beberapa Jam Sebelum Pernikahan, Hidup Wanita Ini Bagai Dikutuk. Simak Kehidupannya Kini
BBC/Elitereaders
Terry Apudo 

Namun Harry rupanya pria setia yang masih menerima Terry bagaimanapun keadaannya.

Pada Juli 2005, tujuh bulan setelah kejadian, Terry akhirnya menikah dengan Harry.

Terry akhirnya menikah dengan Harry pada Juli 2005.
Terry akhirnya menikah dengan Harry pada Juli 2005. (BBC)

Baru sedikit kembali merasakan kebahagiaan, Terry harus bersedih lagi 29 hari setelah pernikahannya.

Suatu hari, Harry membawa pembakar arang ke kamar karena malam itu terasa sangat dingin.

Setelah makan malam, Harry mengeluarkannya karena kamar sudah terasa hangat.

Saat hendak tidur, Harry mengeluh kepalanya pusing namun mereka tidak memikirkannya terlalu jauh.

Kamar kembali menjadi dingin dan membuat mereka tak bisa tidur, lalu Terry meminta suaminya mengambil selimut.

Harry mengatakan dirinya tak sanggup bangun, anehnya Terry juga merasa demikian.

Suatu kejadian janggal telah terjadi, Harry pingsan, begitu pula Terry.

Baca: 7 Pasangan Selebriti yang Pacaran Lama Tapi Berakhir Putus, Nomor 6 Baru Banget Ditinggal Nikah

Terry sempat bangun dan muntah, kemudian ia sedikit mendapat kekuatan untuk ke luar kamarnya.

Namun di saat ia memanggil Harry, tak ada jawaban sama sekali dan ia memutuskan untuk menelepon tetangga.

Tetangga berdatangan dan Terry sudah pingsan saat itu.

Terry terbangun di rumah sakit dan langsung menanyakan keberadaan suaminya.

Tak disangka, kabar yang didapat justru adalah kabar kematian suaminya.

Rupanya malam itu Terry dan Harry keracunan karbon monoksida, namun Harry tak dapat bertahan dan meninggal.

Terry frustasi, ia merasa hidupnya dikutuk sampai selalu mengalami kemalangan.

Baca: Nagita Slavina Sibuk Masak Di Dapur, Netter Justru Soroti Penampakan dari Belakang: Kasihan. . .

Ia bahkan tak ingin jatuh cinta pada siapapun lagi setelah kematian suaminya.

Tapi datang seorang pria bernama Tonny Gobanga, yang tak lelah menyemangatinya hingga akhirnya ia jatuh cinta pada Tonny.

Terry bersama dengan Tonny Gobanga.
Terry bersama dengan Tonny Gobanga. (BBC)

Tonny akhirnya melamar Terry yang memberi syarat untuk terlebih dahulu membaca tentang kisahnya di sebuah majalah.

Seperti Harry, rupanya Tonny juga pria setia karena ia bersedia menerima kehidupan Terry sebelumnya dan tetap ingin menikahinya.

Penolakan dari keluarga Tonny juga tak lantas membuat Tonny gentar dan tetap menikahi Terry.

Akhirnya setelah tiga tahun pasca-pernikahannya dengan Harry, Terry resmi menikah dengan Tonny.

Setahun setelah pernikahannya, Terry merasa tak sehat dan memutuskan untuk pergi ke dokter.

Baca: Viral, Nikah Drive-Thru Bisa Jadi Tren Baru. Nasi Kotak dan Amplop Langsung Diangkut Lho

Dunia Terry berbalik, dokter mengabarkan ternyata Terry tengah hamil anak pertamanya.

Terry yang tak menyangka ternyata bisa hamil diharuskan istirahat penuh karena khawatir ada masalah pada bekas lukanya di rahim.

Bersyukurlah Terry karena berhasil melahirkan anak pertama yang diberi nama Tehille.

Empat tahun setelahnya, Terry kembali hamil dan melahirkan anak kedua yang diberi nama Towdah.

Terry bersama dengan kedua anaknya, Tehille dan Towdah.
Terry bersama dengan kedua anaknya, Tehille dan Towdah. (BBC)

Bukan hanya sudah bisa memiliki anak, hubungan Terry dengan keluarga Tonny juga membaik.

Wanita yang kini dikenal sebagai Terry Gobanga ini bahkan mengatakan bahwa ayah Tonny kini telah menjadi sahabatnya.

Perjuangan Terry melawan nasib malang yang datang beruntun dalam hidupnya ia tulis dalam sebuah buku berjudul Crawling Out of Darkness.


Selain itu ia juga membentuk sebuah organisasi bernama Kara Olmurani yang bergerak dalam pembinaan korban pemerkosaan.

Terry mengaku dirinya telah memaafkan penculiknya dulu dan memutuskan untuk tidak membalasnya dengan kejahatan.

"Anda harus tetap bergerak, merangkak bila memang perlu. Tapi tetaplah bergerak menuju takdir Anda karena ia telah menunggu, dan Anda harus pergi dan meraihnya," ujar Terry.

Penulis: Futhuriyyah Rufaidah Mahendra
Editor: Futhuriyyah Rufaidah Mahendra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help