TribunJabar/

Presiden Jokowi Bagikan 1.191 KIP dan 800 PKH di Cimahi

Jokowi mengingatkan bahwa bantuan PKH hanya boleh dipergunakan untuk keperluan pendidikan dan kesehatan anak khususnya pemenuhan gizi.

Presiden Jokowi Bagikan 1.191 KIP dan 800 PKH di Cimahi
Istimewa

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI– Sebanyak 1.191 siswa di Kota Cimahi memperoleh bantuan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 800 orang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah Pusat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, kepada perwakilan penerima di lapangan Rajawali Kota Cimahi, Senin (11/9/2017).

Bantuan KIP bagi warga Kota Cimahi ini diperuntukkan bagi keluarga anak yatim dan keluarga panti asuhan, dengan rincian untuk tingkat SD sebanyak 566 orang, SMP 262 orang, SMA 112 orang dan SMK sebanyak 25 orang.


Di samping itu, juga ada penerima dari program kesetaraan untuk paket A atau setara dengan SD sebanyak 13 orang, paket B atau setara dengan SMP 94 orang dan paket C atau setara dengan SMA sebanyak 119 orang.

Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa bantuan PKH hanya boleh dipergunakan untuk keperluan pendidikan dan kesehatan anak khususnya pemenuhan gizi.

Baca: Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Terhadap Iriana Jokowi Ditangkap Polisi

“Sudah tahu semuanya ya, itu didalam tabungan itu ada Rp1.890.000 betul? sudah diambil tiga kali Alhamdulillah berarti sudah diambil Rp1.500.000 benar? Uangnya untuk dipakai keperluan sekolah dan gizi anak ya,” sapa Jokowi kepada penerima PKH.

Didampingi juga oleh Mendikbud Muhajjir Efendi, Presiden menuturkan, bantuan tersebut nominalnya akan terus ditambah setiap tahunnya dan akan disalurkan kepada seluruh masyatakat di Indonesia.

“Sekali lagi ini adalah program yang akan terus diperbanyak setiap tahunnya dan jumlahnya akan ditambah kalau anggarannya berlebih,” ujarnya.


“Tapi ya sekali lagi saya titip gunakan bantuan itu sebaik-baiknya, karena itu adalah modal untuk Ibu-ibu semua agar anak-anak kita pintar dan pendidikan yang tinggi dengan gizi yang baik. Jadi bukan tidak mungkin dari putra-putri Ibu semuanya ada yang bisa jadi Presiden, Menteri, Gubernur bisa kan kenapa tidak,” kata Jokowi.

Sementara untuk bantuan KIP tingkat SD masing-masing mendapatkan Rp450.000, SMP Rp750.000 dan tingkat SMA/SMK mendapatkan Rp1.000.000.

“Cukup untuk biaya sekolah di Cimahi? Untuk membeli alat-alat sekolah saya kira cukup, harus kita syukuri bahwa dulunya tidak diberi bantuan oleh pemerintah sekarang ada. Harapan pemerintah nanti kalau ada anggarannya akan kita tambah lagi agar anak-anak bisa sekolah lebih tinggi lagi,” ujar Jokowi.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help