TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Massa Pendukung Buni Yani Baca Alquran dan Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Saat menghadiri gedung persidangan pun, terdengar teriakan-teriakan takbir "Allahhu Akbar" dari arah massa pendukung Buni Yani

Massa Pendukung Buni Yani Baca Alquran dan Nyanyikan Lagu Indonesia Raya
Tribun Jabar/Rezeqi Hardam Saputro
Massa pendukung Buni Yani yang hadiri di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (12/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Massa pendukung Buni Yani memulai aksinya dengan membacakan ayat suci Alquran di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (12/9/2017).

Massa pendukung Buni Yani tersebut membaca ayat suci Alquran yang diwakilkan oleh satu di antara massa tersebut dari atas mobil komando.

Saat menghadiri gedung persidangan pun, terdengar teriakan-teriakan takbir "Allahhu Akbar" dari arah massa pendukung Buni Yani.

Usai membacakan ayat suci Alquran, massa pendukung Buni Yani juga menyanyikan lagu nasional Indonesia, "Indonesia Raya".


Selain itu terlihat juga beberapa massa pendukung Buni Yani yang datang langsung masuk ke gedung persidangan untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan.

Massa pendukung Buni Yani sendiri terdiri dari Aliansi Pergerakan Islam (API) dan Front Pembela Islam.

Ketika memukai orasi, beberapa kali kembali terdengar suara keras "Allahu Akbar" dari peserta aksi.

Terlihat perempuan dan laki-laki hadir dalam aksi ini. Bendera berwarna merah bertuliskan bahasa arab, juga mewarnai jalannya aksi.

Selain itu, beberapa massa pendukung Buni Yani juga membawa spanduk yang berisi tulisan dukungan moral.

Aksi dukungan terhadap Buni Yani ini mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian dan terlihat massa menggunakan setengah bahu jalan.

Buni Yani sendiri sedang menjalani sidang lanjutannya atas dakwaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (*)

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help