TribunJabar/

Luas Lahan Sawah dengan Irigasi Permanen di Purwakarta Terus Bertambah

Data luas lahan sawah dan irigasi yang ada di Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta menyebut hingga 2016 mencapai . . .

Luas Lahan Sawah dengan Irigasi Permanen di Purwakarta Terus Bertambah
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Ilustrasi: Sejumlah pejabat di Purwakarta menggelar panen raya padi di Desa Benteng Kecamatan Campaka Kabupaten Purwakarta, Jumat (10/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Luasan lahan sawah dengan irigasi permanen di Purwakarta bertambah dalam tiga tahun terakhir ini.

Data luas lahan sawah dan irigasi yang ada di Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta menyebut hingga 2016 mencapai 10.783 hektare.

"Setiap tahun luasan sawah irigasi bertambah. Tahun 2014 luasan lahan sawah dan irigasi seluas 10.326 hektare kemudian kembali bertambah seluas 10.687 hektare pada 2015," ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Agus Rachlan Suherlan di Purwakarta, Senin (11/9/2017).

Angka 10.783 hektare juga berarti luas tambah tanam yang semakin baik. Apalagi, pemerintah pusat juga menargetkan luas tambah tanam yang meningkat untuk swasembada beras.

"Angka itu sekaligus memastikan luas tambah tanam di Purwakarta bertambah. Paling luas ada di Kecamatan Wanayasa dan Darangdan," ujar Agus.


Adapun luasan sawah tadah hujan di Purwakarta lebih sedikit dibanding luasan sawah irigasi. Luasan sawah tadah hujan di Purwakara mencapai 7.250 hektare. Jumlah luasannya terus meningkat sejak 2014.

"Dampaknya pada luasan sawah terancam kekeringan mencapai hampir seluruh luas sawah tadah hujan," ujar Agus.

Bertambahnya luas tambah tanam dalam setahun terakhir berimbas pada meningkatnya produksi gabah.

"Produksi gabah tahun lalu mencapai 265 ribu ton lebih dari luas panen mencapai 42 ribu hektare lebih. Jika dirata-ratakan per hektare menghasilkan 62.98 kwintal," ujar dia.

Adapun Kecamatan Wanayasa dan Darangdan selalu jadi daerah dengan produksi habah yang melimpah di Purwakarta karena disokong dengan sarana pengairan yang baik.

"Daerah Wanayasa dan Darangdan panen gabahnya mampu memproduksi di atas 24 ribu ton," katanya

Menurutnya, jumlah produksi gabah di Purwakarta bisa dikatakan mampu mencukupi kebutuhan berasnya sendiri. "Kalau dilihat dari produksi, panen gabah di Purwakarta sudah masuk swasembada untuk level Purwakarta," katanya. (*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help