TribunJabar/

Kuliner Bandung

Budayakan Minum Jamu Setiap Hari dengan Jamu Hekeukun yang Dikemas Kekinian

Pengusaha jamu online, Ariani Wulandari (36) melestarikan kembali budaya minum jamu bernama Hekeukun yang dikemas secara kekinian.

Budayakan Minum Jamu Setiap Hari dengan Jamu Hekeukun yang Dikemas Kekinian
TRIBUNJABAR.CO.ID/PUTRI PUSPITA
Jamu Hekeukun memiliki tiga varian rasa yaitu beras kencur, kunyit, dan jahe yang dijual seharga Rp 20 ribu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pernah mencoba jamu tradisional? Minuman kesehatan ini dahulunya menjadi minuman yang dikonsumsi setiap hari karena memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh.

Pengusaha jamu online, Ariani Wulandari (36) melestarikan kembali budaya minum jamu bernama Hekeukun yang dikemas secara kekinian.

Dahulu minum jamu dikonsumsi dengan cara diminum menggunakan gelas kecil setiap hari.

Kini Hekeukun menawarkan jamu berbentuk botol dan siap diminum langsung.

"Hekeukun itu sebenernya akronim dari jahe, kencur dan kunyit," ujar Ariani saat mengikuti mini bazaar di Hay Bandung, Jalan Trunojoyo No 19, Selasa (12/9/2017).


Menurut Ariani antusias pembeli jamu saat ini tidak kalah ramai dengan minuman kekinian lainnya karena ternyata di Bandung masih banyak peminat jamu.

Jamu Hekeukun dibuat sendiri oleh Ariani.

Banyaknya minuman kekinian yang kaya akan gula menjadi perhatian bagi Ariani untuk kembali memunculkan gerakan hidup sehat.

Ariani ingin menjadikan budaya meminum jamu setiap hari menjadi sebuah gaya hidup masa kini.

Ia memberi informasi bahwa minum jamu adalah suatu budaya yang harus di budidayakan kembali.

Jamu Hekeukun dijual seharga Rp 20 ribu untuk ukuran kecil dan Rp 30 ribu untuk ukuran 500 mililiter.

Ariani berharap Hekeukun bisa meneruskan resep keluarga dan mengenalkan lebih luas mengenai jamu yang sehat dan banyak manfaat.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help