TribunJabar/

Ini Penjelasan Pekerja Asing Tentang Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih di Terowongan Cisumdawu

Saat itu, menurutnya, alat berat akan masuk ke kawasan proyek melewati gerbang yang terdapat dua bendera tersebut.

Ini Penjelasan Pekerja Asing Tentang Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih di Terowongan Cisumdawu
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Pembuatan terowongan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Desa Cilengser, Kecamatan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (8/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Menurut para pekerja China, kejadian pembuangan bendera merah putih hanya salah paham dan tidak disengaja.

Hal tersebut diungkapkan Tuan Siau Ciang (25), satu pekerja yang bertugas sebagai operator alat berat, ketika ditemui Tribun Jabar dengan bantuan Wahyono, pekerja dwibahasa (Indonesia dan Mandarin), di mes pekerja terowongan tol Cisumdawu, di desa Cigendel, kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (10/9/2017).

"Itu sebetulnya kesalahpahaman," ujar Tuan Siau Ciang diterjemahkan Wahyono.

Menurut Tuan, panggilannya, Chenapa (40) pelaku pembuangan bendera merah putih ke tanah, melakukan hal tersebut tanpa sengaja.


Saat itu, menurutnya, alat berat akan masuk ke kawasan proyek melewati gerbang yang terdapat dua bendera tersebut.

Chenapa tanpa sengaja menjatuhkan bendera yang terpasang saat akan membuka gerbang lebih lebar.

"Itu (bendera) terdorong," ujar Tuan Siau Ciang diterjemahkan Wahyono.

Chenapa, menurut Tuan, bukan orang yang kasar dan tingkah lakunya sopan.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help