TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Sidang Belum Berakhir, Massa Pendukung Buni Yani Sudah Bubarkan Diri

Sampai berita ini diturunkan, proses persidangan Buni Yani sendiri masih pada tahap pemeriksaan saksi ahli pertama sebagai ahli pidana

Sidang Belum Berakhir, Massa Pendukung Buni Yani Sudah Bubarkan Diri
Tribun Jabar/Rezeqi Hardam Saputro
Mobil komando massa pendukung Buni Yani yang akan meninggalkan tempat persidangan, Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (5/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Meski sidang belum berakhir, massa pendukung terdakwa kasus pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Buni Yani, sudah membubarkan diri.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Selasa (5/9/2017), massa yang berasal dari ormas-ormas islam semisal Aliansi Pergerakan Islam sudah mengakhiri orasi dukungannya terhadap Buni Yani.

Terlihat satu mobil komando dan satu mobil yang digunakan sebagai posko P3K sudah meninggalkan tempat persidangan, Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung.

Atribut-atribut semisal bendera dan spanduk yang bertuliskan dukungan moral terhadap terdakwa, Buni Yani terlihat sudah dirapikan.


Ratusan polisi terlihat sudah merenggangkan pengawalannya terhadap aksi massa pendukung Buni Yani.

Sampai berita ini diturunkan, proses persidangan Buni Yani sendiri masih pada tahap pemeriksaan saksi ahli pertama sebagai ahli pidana bernama Dr. Mudzakir.

Aldwin Rahadian selaku penasihat hukum Buni Yani mengatakan kesaksian Dr. Mudzakir sebagai saksi ahli sangat meringankan dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Buni Yani.

Baca: Gelar Festival Ekonomi Syariah 2017 Regional Jawa, Kepala BI Jabar Temui Gubernur Jabar

Aldwin Rahadian juga mengatakan masih ada tiga saksi ahli lagi yang akan diperiksa untuk meringankan terdakwa, Buni Yani.

Dua saksi ahli lainnya, lanjut Aldwin, adalah Dr. Andika sebagai ahli linguistik forensik dan Dr. Abdul Chair Ramadhan sebagai ahli UU ITE. (*)

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help