TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Pendukung Buni Yani Siapkan Aksi besar-besaran pada hari Penuntutan Buni Yani

"Pengawalan terhadap sidang Buni Yani adalah prioritas kami dan kami akan siapkan aksi besar-besaran pada hari penuntutan nanti," ujar Asep Saripudin.

Pendukung Buni Yani Siapkan Aksi besar-besaran pada hari Penuntutan Buni Yani
TRIBUN JABAR/Rezeqi Hardam Saputro
Koordinator API Jabar, Asep Saripudin saat memberikan orasi di hadapan massa pendukung Buni Yani, di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kerarsiapan Kota Bandung, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat berencana melakukan aksi besar-besaran pada hari penuntutan terdakwa Buni Yani atas kasus pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hal tersebut dikatakan Koordinator Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Saripudin, saat memberikan orasinya di depan masssa pendukung Buni Yani, Selasa (5/9/2017).

"Pengawalan terhadap sidang Buni Yani adalah prioritas kami dan kami akan siapkan aksi besar-besaran pada hari penuntutan nanti," ujar Asep Saripudin.


Ucapan Asep Saripudin langsung disambut teriakan "Allahu Akbar" dari massa pendukung Buni Yani.

Asep Saripudin juga mengatakan permintaannya untuk tetap sabar dan istiqomah kepada seluruh peserta aksi dukungan terhadap Buni Yani yang akan berlangsung lama.

Ia juga mengatakan Buni Yani datang ke persidangannya sebagai korban dari rezim yang sedang berkuasa.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Siap Tindak Tegas Karyawan yang Terlibat Narkoba

"Buni Yani datang ke persidangan sebagai korban dari intervensi rezim yang sedang berkuasa atas kekalahan kroninya (rezim yang sedang berkuasa) pada pilkada jakarta," ujar Asep Saripudin.

Sebagai informasi, Buni Yani dilaporkan Komunitas Muda Ahok-Djarot karena mengunggah potongan video Basuki Tjahaja Purnama saat kunjungan di Kepulauan Seribu disertai dengan caption yang dianggap memprovokasi.

Buni Yani didakwa pasal 28 ayat (2) dan pasal 32 ayat (1) Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (*)

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help