TribunJabar/

Wisata Bandung

Main ke Kampung Wisata Sablon Yuk! Kamu Bakal Tahu Orang-orang Kreatif Bekerja

Menurut pendiri Kampung Wisata Sablon, Ibrahim Subagio, pada awal tahun 2000-an, tepatnya pada saat mulai berjamur clothing distro di Bandung

Main ke Kampung Wisata Sablon Yuk! Kamu Bakal Tahu Orang-orang Kreatif Bekerja
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Kampung Wisata Sablon di Jalan Surapati, gang Muararajeun, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kawasan Jalan Surapati atau lebih dikenal Jalan Suci memang terkenal sebagai salah satu pusat pengrajin kaos. Namun di sekitar kawasan ini terdapat sebuah tempat atau sentra produksi kaos yang dijadikan sebagai kawasan wisata sablon.

Tempat ini berada di Jalan Surapati, Gang Muararajeun, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.

Kampung Wisata Sablon tampak tidak seperti tempat wisata lainnya yang selalu ramai dengan pengunjung.

Di kampung wisata tersebut hanya terdapat gang dan tempat permukiman warga padat penduduk.

Namun, warga Kampung Wisata Sablon banyak yang melakukan usaha sablon, terlihat rumah yang berada di gang tersebut terlihat banyak yang dijadikan sebagai tempat usaha sablon baju kaos.


Menurut pendiri Kampung Wisata Sablon, Ibrahim Subagio, pada awal tahun 2000-an, tepatnya pada saat mulai berjamur clothing distro di Bandung, muncul pengrajin kaos baru di Muararajeun.

Hal tersebut karena berkembangnya sektor industri kreatif di Kota Bandung dan sentra kaos di Muararajeun kebanjiran permintaan produksi sablon di bidang pakaian, khususnya kaos.

Bahkan tak sedikit warga yang beralih profesi menjadi pengrajin sablon, setting, desain, dan menjahit.

"Di sini kan dulunya banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan, jadi saya mencoba merintis usaha sablon baju dan alhamdulilliah hingga sekarang banyak warga yang terbantu," ujar Ibrahim Subagio kepada TribunJabar.co.id di Kampung Wisata Sablon, Senin (4/9/2017).

Menurutnya, hingga sekarang kawasan tersebut terdapat 60 pengrajin kaos yang mempunyai produk unggulannya masing masing.

Hal tersebut dikatakan Ibrahim, membuat terbentuknya komunitas Kampung Wisata Sablon, yang menjadi media promosi untuk pengrajin usaha sablon kaos mulai dari proses mentah hingga menjadi sebuah produk unggulan daerah.

Selain itu, ia berharap dapat terciptanya satu keterikatan yang solid antar pengrajin dan juga kemandirian secara ekonomi di wilayah Kampung Wisata Sablon.

"Kampung Wisata Sablon sebagai wisata industri sablon kaos yang berskala UMKM dan Promosi produk unggulan hasil dari pengrajin melalui media digital meliputi web dan media sosial," pungkasnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help