TribunJabar/

Hukum

Tim Investigator KPPU Hadirkan Lebih Banyak Saksi untuk Buktikan Pelanggaran Monopoli Aqua

TIM Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang dipimpin Arnold Sihombing ingin menghadirkan para saksi lebih banyak...

Tim Investigator KPPU Hadirkan Lebih Banyak Saksi untuk Buktikan Pelanggaran Monopoli Aqua
DOKUMENTASI KOMPAS.COM / KURNIA SARI AZIZA
Sidang dugaan praktik monopoli antara PT Tirta Investama (Aqua) dan PT Balina Agung Perkasa (BAP) dengan PT Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale), di kantor KPPU, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Tim Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang dipimpin Arnold Sihombing menghadirkan para saksi  lebih banyak lagi agar lebih meyakinkan adanya pelanggaran Monopoli oleh Aqua.

Mereka adalah  para saksi yang telah menjadi korban intimidasi dari pihak PT Balina Agung Perkasa sebagai distributor tunggal produk Aqua dan PT Tirta Investama sebagai produsen Aqua.

Pada Rabu (23/8/2017), Tim Investigator KPPU menghadirkan saksi korban intimidasi Aqua bernama  Edy  pemilik Toko Noval yang bertempat tinggal di kawasan Cimanggis. 

Edy telah berjualan AMDK sejak tahun 2010 dengan jumlah karyawan empat orang.  Di Toko Noval, Edy menjual AMDK dengan merek Aqua, Le Minerale,  2 Tang, Vit, Sanqua dan Club dengan berbagai kemasan dan ukuran.

Baca: Kaget Banyak Wartawan, David Noah Tanya Pakai Urat, Gracia Indri Jawab Santai

Toko Noval mendapat status Star Outlet (SO) dari PT Balina Agung Perkasa pada tahun 2015.     

Dalam kesaksiannya, seperti rilis yang diterima Tribun Rabu (30/8/2017), Edy menjelaskan dia sejak bulan Juli 2016, diminta oleh Ace selaku Supervisor  PT Balina Agung Perkasa cabang Cimanggis, untuk tidak memajang produk Le Minerale. 

” Penjualan Le Minerale sedang bagus.Akibatnya saya diminta Pak Ace supaya tidak memajang produk Le Minerale dan kalau bisa diumpetin. Kemudian produk Le Minerale saya taruh di belakang. Kondisi ini jelas tidak nyaman bagi saya, ”   tutur Edy dalam kesaksiannya di depan Sidang Majelis  KPPU pada Rabu (23/8/2017) lalu.  

Imbauan atau larangan itu tidak terjadi sekali saja Selain lewat telepon kadang juga secara langsung disampaikan pihak Aqua secara lisan.

Baca: Rumah Tangga David Noah-Gracia Indri di Ujung Tanduk. Ternyata Gracia Sempat Lakukan Ini Demi David

Halaman
123
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help