TribunJabar/

Wisata Bandung

Equator Tawarkan Wisata Kuliner dan Belajar Olah Raga Berkuda

Beberapa tahun belakangan ini, para pehobi olahraga berkuda di tanah air cukup mengenal lokasi yang berada di kawasan Parongpong...

Equator Tawarkan Wisata Kuliner dan Belajar Olah Raga Berkuda
ISTIMEWA
Belajar berkuda di Equator Stable & Resto. 

EQUATOR Stable & Resto. Ya, nama Equator sebenarnya cukup akrab terutama di telinga para atlet berkuda atau para pehobi olahraga berkuda.

Beberapa tahun belakangan ini, para pehobi olahraga berkuda di tanah air cukup mengenal lokasi yang berada di kawasan Kampung Ciwangun Indah Camp, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Pasalnya, kini, Equator menggabungkan belajar berkuda dan resto.

"Kalau di Bandung, mungkin kita yang pertama. Selama ini yang kita tahu wisata berkuda ya seperti yang kebanyakan orang-orang lihat di kawasan wisata seperti di sekitar ITB atau Taman Cilaki. Di sini berbeda. Bukan sekadar wisata, tapi belajar. Kita belajar mulai dari mengenal kuda, merawat kuda, dan lain sebagainya. Sambil belajar berkuda, bisa juga menikmati sajian menu di resto," ujar Yudi, Owner Equator Stable & Resto didampingi Syamsu Arifin GM Equator Stable & Resto.

Tempat yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi ini dijadikan arena berkuda dan resto.

Kuda-kuda yang ada di tempat ini bukanlah kuda sembarang. Mereka adalah kuda-kuda pilihan. Tampilan fisik dan endurance-nya bagus.

Di dalam kawasan Equator terdapat lapangan yang dalam olahraga berkuda disebut dressage atau tunggang serasi.

Lokasi lapangan hanya beberapa meter saja dari resto yang menawarkan puluhan menu yang siap memanjakan lidah dan perut.

Misalnya, cuma dengan merogoh IDR 75.000, potongan iga domba pilihan yang dibakar dengan bumbu racikan khusus Chef Ameng. Disajikan dengan soup iga, tiga macam sambal, dan tumis genjer memberikan sensasi tersendiri setelah berkuda.

Iga domba equator. Potongan iga domba pilihan yang dibakar dengan bumbu racikan khusus Chef Ameng. Disajikan dengan soup iga, tiga macam sambal, dan tumis genjer. Harga : IDR 75.000
Iga domba equator. Potongan iga domba pilihan yang dibakar dengan bumbu racikan khusus Chef Ameng. Disajikan dengan soup iga, tiga macam sambal, dan tumis genjer. Harga : IDR 75.000 (ISTIMEWA)

Buat pengunjung yang suka bebek, nah bebek bakar equator bisa menjadi pilihan. Cuma IDR 70.000, bebek bakar gurih yang disajikan dengan tiga macam sambal, tahu & tempe goreng, dan tumis kangkung. Dijamin mantap di perut!

Bebek bakar equator. bebek bakar gurih yang disajikan dengan tiga macam sambal, tahu & tempe goreng, dan tumis kangkung. Harga : IDR 70.000
Bebek bakar equator. bebek bakar gurih yang disajikan dengan tiga macam sambal, tahu & tempe goreng, dan tumis kangkung. Harga : IDR 70.000 (ISTIMEWA)

Kalau hanya sekadar hang out, cuma merogoh IDR 20.000 saja, pengunjung sudah bisa menikmati secangkir kopi hitam plus pisang goreng crispy dengan taburan palm
sugar & keju diatasnya. Disajikan 4 potong per piring. Nyam, nyam nyam!

Pisang goreng crispy. sajian yang pas untuk dinikmati dengan kopi hitam, dengan taburan palm sugar & keju diatasnya. disajikan 4 potong per piring. Harga : IDR 20.000
Pisang goreng crispy. sajian yang pas untuk dinikmati dengan kopi hitam, dengan taburan palm sugar & keju diatasnya. disajikan 4 potong per piring. Harga : IDR 20.000 (ISTIMEWA)

Yang jelas, resto di tengah udara sejuk yang menyapa kulit begitu memasuki kawasan ini menawarkan sensasi lain mulai dari belajar berkuda, berofoto dengan kuda sambil menikmati pemandangan yang indah dan pas untuk sekadar selfie atau wefie bareng teman-teman. (*)

Penulis: Dicky Fadiar Djuhud
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help