TribunJabar/

Asosiasi e-Commerce Indonesia Gelar Kenduri e-UKM di Bandung

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) menggelar Kenduri e-UKM di Asrilla Hotel Bandung, Rabu (30/8/2017). Ibukota Jawa Barat ini dinilai merupakan . .

Asosiasi e-Commerce Indonesia Gelar Kenduri e-UKM di Bandung
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) menggelar Kenduri e-UKM di Asrilla Hotel, Kota Bandung, Rabu (30/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG-Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) menggelar Kenduri e-UKM di Asrilla Hotel Bandung, Rabu (30/8/2017). Ibukota Jawa Barat ini dinilai merupakan satu di antara poros penting bagi ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia.

idEA ingin membantu mendorong dan memperkuat perkembangan UMKM di Jawa Barat khususnya dan Indonesia umumnya.

Baca: Terciduk Lagi, Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Berduaan di Acara Ulang Tahun: Lirikan Matamu Banget!

Aulia E Marinto, Ketua Umum idEA mengatakan, potensi UKM di Jawa Barat sangat besar dan pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki komitmen besar untuk mengembangkan UKM. Tahun ini Pemprov Jawa Barat menargetkan 20 ribu wirausaha tercipta dan terbina.

"Untuk itu, Kenduri e-UKM turut hadir untuk mendukung pertumbuhan wirausaha," katanya.

Menurutnya,idEA mempunyai visi menjadikan Indonesia sebagai negara berbasis ekonomi digital melalui kemitraan dengan para partner di tanah air yang dapat turut mewujudkan pertumbuhan e commerce Indonesia, disamping terus mengadakan program edukasi dan sosialisasi mengenai industri digital.


"idEA merupakan wadah bagi para pemain industri e-commerce negeri ini untuk berinteraksi dengan sesama pemain dan juga pemerintah," katanya.

Saat ini anggota asosiasi mencakup lebih dari 300 pemain dari kategori online retail, market place, daily deals, classified ads, price comparison, travel, sistem pembayaran, logistik, dan beberapa mitra strategis terkait.

“Program-program pemberdayaan e-UKM akan terus kami gelar di berbagai daerah di indonesia. Diharapkan tidak hanya menumbuhkan para pelaku industri kecil dan menengah agar mampu bersaing namun juga memberikan multiplier-effect terhadap perekonomian nasional,” katanya. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help