TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Massa Pendukung Buni Yani Mulai Orasi dan Membaca Ayat Suci Alquran

Massa pendukung Buni Yani tersebut memulai aksinya dengan membaca ayar suci Alquran yang diwakilkan oleh . . .

Massa Pendukung Buni Yani Mulai Orasi dan Membaca Ayat Suci Alquran
TRIBUN JABAR/Rezeqi Hardam Saputro
Buni Yani hadir di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung untuk menjalani sidang lanjutannya, Selasa (29/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Massa pendukung Buni Yani hadir di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung sambil menyuarakan takbir "Allahhu Akbar", Selasa (29/8/2017).

Massa pendukung Buni Yani tersebut memulai aksinya dengan membaca ayar suci Alquran yang diwakilkan oleh satu di antara massa tersebut dari atas mobil komando.

Usai membacakan ayat suci Alquran, massa pendukung Buni Yani juga menyanyikan lagu nasional Indonesia, "Indonesia Raya".

Baca: 6 Fakta Kembalinya Caisar ke Dunia Joget: Urusan Keuangan sampai Perceraian

Selain itu terlihat juga beberapa massa pendukung Buni Yani yang datang langsung masuk ke gedung persidangan untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan.

Massa pendukung Buni Yani sendiri terdiri dari Aliansi Pergerakan Islam (API) dan Front Pembela Islam.


Beberapa kali terdengar suara keras "Allahu Akbar" dari peserta aksi yang datang menggunakan satu mobil komando.

Terlihat perempuan dan laki-laki hadir dalam aksi ini.

Tampak juga bendera berwarna hijau, dan merah bertuliskan bahasa arab.

Selain itu, beberapa massa pendukung Buni Yani juga membawa spanduk yang berisi tulisan dukungan moral terhadap Buni Yani.

Aksi dukungan terhadap Buni Yani ini terlihat mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan terlihat massa menggunakan setengah bahu jalan.

Buni Yani sendiri sedang menjalani sidang kesepuluhnya atas dakwaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (*)

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help