TribunJabar/

SOROT

Semangat Berlipat Menuju Final, Kalahkan Malaysia!

Keberhasilan pasukan pelatih Luis Milla ini seolah mejadi pelipur lara, betapa jengkelnya rakyat Indonesia kepada Malaysia sebagai penyelenggara SEA G

Semangat Berlipat Menuju Final, Kalahkan Malaysia!
dokumentasi
Kisdiantoro

Oleh Kisdiantoro, Wartwan Tribun Jabar

Grup Whatsapp RW, RT, kantor, alumni kampus, bertubi-tubi riuh dengan ucapahan selamat dan kegembiraan berhasilnya Timnas U-22 Indonesia mengalahkan timnas Kamboja dengan skor 2-0, pada pertandingan terakhir Grup B SEA Games 2017, di Stadion Shah Alam, Selangor Malaysia, kemarin.

Di dinding media sosial facebook pun dipenuhi ungkapan kegembiraan serupa. Kegembiraan yang melebihi dari kemenangan laga sebelumnya. Wajar saja. Barangkali karena kemenangan itu memiliki arti yang penting bagi pendukung Timnas Indonesia.

Apa? Kemenangan itu berarti Evan Dimas dan kawan-kawan finis sebagai runnerup dengan mengumpulkan 11 poin. Juara grup menjadi milik Thailand setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0.

Arti lainnya, kemenangan itu mengantarkan Timnas Indonesia masuk ke babak semifinal. Di laga ini Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Malaysia, yang merupakan juara grup A.

Keberhasilan pasukan pelatih Luis Milla ini seolah mejadi pelipur lara, betapa jengkelnya rakyat Indonesia kepada Malaysia sebagai penyelenggara SEA Games, membuat infografis dengan memasang bendera Indonesia secara terbalik, warna putih diletakan di atas dan merah di bawah.

Menjengkelkan bukan? Pihak Malaysia memang sudah meminta maaf telah melakukan keteledoran. Hanya, masyarakat masih terus bertanya, masak iya bendera Indonesia saja tidak tahu, apalagi Malaysia adalah tetangga terdekat. Bahkan ada daratan Malaysia yang menyatu dengan pulau di Indonesia.

Dukungan masyarakat Indonesia pada laga semifinal melawan Malaysia akan berlipat. Bahkan orang-orang yang jarang menonton sepak bola pun ikut beteriak “hajar Malaysia.” Dukungan pun akan berlipat-lipat saat keduanya berduel di atas lapangan, Sabtu (26/8).

Adalah modal tambahan yang harus dimanfaatkan Evan Dimas dkk. Mereka harus berjuang di lapangan. Membayangkan betapa gembiranya masyarakat Indonesia, kejengelannya terobati secara fair dengan menunjukkan prestasi yang tinggi, mengalahkan Timnas Malaysia.

Mereka mestinya akan bertading lebih baik dibandingka ketika berlaga melawan Kamboja. Pada laga, Kamis (24/8) sore, pasukan Luis Milla telah menujukkan kerja kerasnya. Timnas Indonesia terus menguasai bola dan membuat ancaman-ancaman yang membuat anak asuh pelatih Vasconcellos Andrade kehilangan konsentrasi.

Halaman
12
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help