TribunJabar/

Kisah Israel Menginvasi Wilayah Palestina, Polisi Palestina Susah untuk Bertindak

Namun yang menjadi pertanyaan, ke mana aparat keamanan Palestina? Mengapa Polisi Palestina tidak melakukan perlawanan?

Kisah Israel Menginvasi Wilayah Palestina, Polisi Palestina Susah untuk Bertindak
TRIBUN JABAR/Isal Mawardi
Lembaga Aksi Cepat Tanggap melakukan penggelangan dana di Car Free Day, Dago, Kota Bandung, Minggu (13/8/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Saat ini wilayah Palestina makin tergerus berkat invasi yang dilakukan oleh Israel.

Namun yang menjadi pertanyaan, ke mana aparat keamanan Palestina? Mengapa Polisi Palestina tidak melakukan perlawanan?

"Jadi dulu setelah Perang Arab-Israel. warga Israel tidak punya tempat tinggal karena diusir dari negara-negara Arab. Namun dengan bantuan dari beberapa negara barat, mereka membeli lahan-lahan di Palestina untuk mereka tinggali," ujar Irsan, Partnership Lembaga Aksi Cepat Tanggap, di Jalan Ir H Juanda, Minggu (13/8/2017).

Ia menambahkan Israel secara hukum legal tinggal di wilayah Palestina karena telah membeli tanah sehingga kepolisian Palestina kesulitan untuk menindak bahkan mengusir warga Israel yang tinggal di Palestina.

"Namun, semakin ke sini, Israel semakin menguasai Palestina. Petinggi Palestina tidak bisa bergerak secara leluasa," tegas alumni Universitas Pasundan angkatan 2012 tersebut.


Israel pun disokong oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat soal persenjataan canggih dan dana yang besar sehingga kecil kemungkinan Palestina untuk melawan balik.

Perang Arab-Israel terjadi pada tahun 1948. Negara Israel melawan Mesir, Lebanon, Arab Saudi, Transyordania, Yaman, Suriah, dan Irak.

Namun, Israel berhasil memenangkan Perang Arab-Israel ini yang berakhir pada tanggal 20 Juli 1949 dan merebut hampir 70% total wilayah Palestina.

Warga Israel yang tinggal di Negara Arab akhirnya diusir dan membeli lahan Palestina untuk ditinggali.

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help