TribunJabar/

Pilwalkot Bandung

Nurul Arifin Sebut Kota Bandung Harus Punya Panutan Berpendidikan Tinggi, Ini Alasannya!

“Tapi itu juga bukan berarti terus kami merasa lebih pintar dari yang lainnya, tapi artinya bahwa keilmuan itu penting untuk menjadi panutan di kota

Nurul Arifin Sebut Kota Bandung Harus Punya Panutan Berpendidikan Tinggi, Ini Alasannya!
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Nurul Arifin melayani pertanyaan wartawan di lokasi Tausiyah dan Silaturahmi Kosgoro 1957 Jawa Barat di Riung Mulya Raya, Bandung, Sabtu (12/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID,BANDUNG – Aktris senior yang kini berkeinginan ikut meramaikan bursa pemilihan Wali Kota Bandung, Nurul Arifin, mengatakan saat ini masyarakat Kota Bandung memerlukan panutan yang memiliki pendidikan tinggi.

“Sumber daya manusia ini, kita tahu bahwa Bandung adalah kota sekolahan, kota para cendekiawan, banyak para pemikir dan para tokoh bangsa yang lahir dari Bandung gitu. Nah otomatis kalau ingin menjadi leader buat yang lain berarti dia juga harus merepresentasikan kebutuhan masyarakat Kota Bandung begitu,” ujar Nurul Arifin usai menghadiri Tausiyah dan Silaturahmi Kosgoro 1957 Jawa Barat di Jalan Riung Mulya Raya, Bandung, Sabtu (12/8/2017).

Ia mencontohkan beberapa tokoh semisal Ginanjar Kartasasmita dan Sarwono Kusumo Atmaja yang memiliki jabatan politik dan berpendidikan cukup tinggi.

Sehingga menurutnya, Kota Bandung perlu memiliki wali kota yang bergelar pendidikan tinggi.

“Kalau saya lihat dari sejarahnya yang memiliki pendidikan sampai S2 itu pertama Kang Emil, yang kedua saya, saya gak tau yang pemimpin yang sebelumnya sampai S2 atau ngga,” kata Nurul Arifin.

Tetapi diakuinya, pendidikan tinggi bukan berarti menjadi jaminan seseorang lebih pintar dari yang lain.

Ia hanya menganggap ilmu yang didapatkan dari lembaga pendidikan dapat menjadi panutan bagi warga Kota Bandung.

“Tapi itu juga bukan berarti terus  kami merasa lebih pintar dari yang lainnya, tapi artinya bahwa keilmuan itu penting untuk menjadi panutan di kota Bandung gitu,” ujar Nurul Arifin.

Nurul Arifin merupakan lulusan S2 dari jurusan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Dalam tesisnya, Nurul Arifin membahas mengenai pemilu kepala daerah.

Pada 2018, Nurul Arifin akan bertarung dalam Pilkada Kota Bandung mewakili Partai Golkar.

Tetapi hingga saat ini, Partai Golkar masih belum menentukan pasangan yang akan mendampingi Nurul Arifin di Pilkada Kota Bandung 2018.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help