TribunJabar/

1.024 Tim Bersaing di Liga Santri Nusantara 2017, Hari Ini ''Kick Off''

Ia berharap dalam kompetisi ini ke depan para santri ini bisa memberikan kontribusi dalam dunia olahraga terutama dalam dunia sepakbola nasional.

1.024 Tim Bersaing di Liga Santri Nusantara 2017, Hari Ini ''Kick Off''
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Mantan pemain Persib Bandungdan timnas Indonesia, Zaenal Arif, saat coaching clinic Liga Santri Nusantara 2017 bersama para santri dan jajaran pejabat pada Kick Off Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 di Lapangan Bela Turangga Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (12/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.CO.ID, LEMBANG- Kick off Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Regional Jabar 2 resmi dibuka di Lapang Bela Turangga Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (12/8/2017).

Dari 32 target peserta LSN ini diikuti 28 tim dari seluruh Jawa Barat.

Ditemui seusai pembukaan, Direktur Eksekutif Liga Santri Nusantara 2017, M Alfuniam, mengatakan jumlah peserta yang terdaftar mencapai 1.024 tim, dari 32 regional dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Ia berharap dalam kompetisi ini ke depan para santri ini bisa memberikan kontribusi dalam dunia olahraga terutama dalam dunia sepakbola nasional.

"Karena santri itu punya karakter, santri itu punya attitude, santri itu punya akhlak. Semoga dengan adanya kontribusi santri menjadi pemain sepakbola, persepakbolaan Indonesia akan lebih maju dan akan lebih profesional lagi," katanya.

Baca: Korban Luka Atap Runtuh di Gedung Indonesia Menggugat, Ternyata Bakal Calon Wali Kota Cirebon

Kehadiran mantan pemain Persib Bandung dan timnas Indonesia, Zaenal Arif saat kick off, diharapkan bisa menjadi pendorong semangat peserta LSN di Jawa Barat.

M Alfuniam mengatakan jauh sebelum LSN ini digelar, ada santri-santri yang bermain di dunia sepakbola profesional terutama sepak bola Indonesia.

"Zaenal Arif satu di antara santri dari pesantren yang telah jadi pemain Persib bahkan sempat menjadi pemain nasional. Beliau seorang qori karena sempat juara MTQ juga," katanya.

Anggota Komisi IV DPR RI fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan segala permasalan persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki dan jadi fokus semua pihak.

"Kami DPR sudah berkoordinasi dengan Kemenpora. Di Komisi 10 dan badan anggaran menyampaikan dukungan penuh dengan apa yang mau dilakukan Menpora terkait peningkatan kapasitas persepakbolaan di tanah air," katanya di lokasi.

Menurutnya, munculnya Liga Santri Nusantara ini menjadi suatu harapan bagi santri yang selama ini memiliki potensi terpendam di pesantren-pesantren yang ada seluruh Indonesia tapi tidak mampu ikut SSB (sekolah sepakbola).

"Mudah-mudahan akan terlahir bintang-bintang sepakbola di Indonesia dari kalangan santri yang cukup luar biasa. Semua anak bangsa ini memiliki hak yang sama, mendapatkan fasilitas, mendapatkan suplai dari apa yang menjadi hak-hak mereka sebagai anak bangsa melalui APBN,"ujarnya. (*)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help