TribunJabar/

Pilwalkot Bandung

Fiki Satari Bicara Begini Tentang Pilwalkot Bandung Saat Ditemui di Rumahnya

Terkait rencana besar tersebut, Fiki pun merasa sangat terhormat atas undangan pengurus DPC Demokrat untuk mendaftar menjadi . . .

Fiki Satari Bicara Begini Tentang Pilwalkot Bandung Saat Ditemui di Rumahnya
TRIBUN JABAR/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Fiki Satari, satu di antara peserta konvensi Demokrat Kota Bandung untuk pemilihan wali kota, saat ditemui di kediamannya, Jalan Sidomukti, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Satu di antara peserta konvensi Demokrat Kota Bandung, Fiki Satari mengaku punya master plan atau rencana besar untuk pembangunan Bandung mendatang.

Terkait rencana besar tersebut, Fiki pun merasa sangat  terhormat atas undangan pengurus DPC Demokrat untuk mendaftar menjadi peserta konvensi.

Momen konvensi ini, kata Fiti akan menjadi ajang tukar pikiran, gagasan, dan ide berkenaan dengan Bandung.

Baca: Heboh, Ada Tarian Perut nan Seksi di Acara Peluncuran Buku Anwar Nasution. Simak Video Viralnya Ini!

"Apalagi saya juga aktivitas selalu beririsan dengan Kota Bandung sehingga memutuskan untuk ambil bagian memberi edukasi politik lewat konvensi, setelah mendapat restu orangtua, keluarga, kampus, dan sahabat relawan," kata Fiki di kediamannya Jalan Sido Mukti, Cikutra, Jumat (11/8/2017).

Menurutnya, siapa pun nanti wali kotanya yang terpilih mesti dapat berperan menjadi moderator, agar dapat memoderasi seluruh potensi stakeholder termasuk para pemuda, perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, agar mampu terpetakan dan terhubungkan pada permasalahan yang ada.

"Jadi, pemerintah ke depan itu istilahnya sebagai playmaker yang mengatur bola. Jadi, permasalahan macet mesti dikategorikan seperti apa, ada berapa titiknya, lalu dibutuhkan atau tidak infrastruktur yang besar, dan siapa stakeholder yang bisa mendukung, dan lainnya," ujarnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help