TribunJabar/

Menggunakan Bahan Dasar Alami, Gelato Hanya Tahan Selama 4-5 Hari Saja

Chef gelato, Indra Mulyana mengatakan pembuatan gelato tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna apapun.

Menggunakan Bahan Dasar Alami, Gelato Hanya Tahan Selama 4-5 Hari Saja
TRIBUNJABAR.CO.ID/PUTRI PUSPITA
Gelato warna-warni dibuat menggunakan bahan buah-buahan asli dan hanya tahan selama 4-5 hari saja di Terminale Gelato. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Taukah Anda bahwa gelato tidak bisa ditinggalkan terlalu lama untuk dikonsumsi?

Biasanya, ketika memakan es krim Anda bisa menyimpannya di lemari pendingin selama seminggu bahkan lebih.

Berbeda halnya dengan gelato, es krim yang berasal dari Italia ini tidak mampu dibiarkan lama untuk dikonsumsi.

Terminale Gelato merupakan sebuah kafe es krim Italia yang menyediakan 24 varian rasa gelato yang diproduksi sendiri.

Chef gelato, Indra Mulyana mengatakan pembuatan gelato tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna apapun.


Bahan dasar gelato di Terminale Gelato hanya menggunakan susu rendah lemak, 50 persen buah-buahan, gula dan air saja.

"Karena bahannya alami, gelato hanya tahan selama empat hingga lima hari saja," ujar Indra di Terminale Gelato Living Plaza Dago blok UG, Jalan Ir H Juanda No 61-63 Bandung, Rabu (9/8/2017).

Indra mengatakan karena bahannya terbuat dari buah, gelato tidak mampu didaur ulang, berbeda halnya dengan gelato rasa susu.

Gelato rasa susu mampu didaur ulang hanya satu kali saja, selebihnya Indra harus memproduksi gelato terbaru seriap hari untuk meningkatkan kualitas rasa.

"Kalau selama empat atau lima hari masih ada gelato tetap dibuang tidak boleh dikonsumsi dan tidak layak jual," jelasnya.

Indra mengatakan Terminale Gelato tidak ingin mengecewakan pelanggannya, Ia mementingkan kualitas dan rasa yang segar.

Dalam sehari Indra membuat 50-100 kilogram gelato yang menghasilkan 4 kilogram gelato dalam satu loyang.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help