TribunJabar/

Kuliner Bandung

Gurami Goreng Tong Monyong, Kelezatannya Selalu Dirindukan Pengunjung

Tahu korowot tak kalah menggoda. Menu unik dan jarang didapat di tempat lain ini adalah tahu sumedang yang isinya telah dibuang.

Gurami Goreng Tong Monyong, Kelezatannya Selalu Dirindukan Pengunjung
TRIBUN JABAR/ISA RIAN FADILAH
Menu gurami Tong Monyong banyak diburu pelanggan Warung Cepot. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isa Rian Fadilah

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bukan hal mudah bagi sebuah resto untuk bisa eksis selama lebih dari sepuluh tahun. Kepercayaan pelanggan dibangun sedikit demi sedikit melalui pelayanan yang baik.

Kualitas rasa tentu nomor satu. Begitu pun Warung Cepot. Di tengah menjamurnya resto-resto baru di Bandung, Warung Cepot mampu bertahan hingga 17 tahun lamanya.

Resto yang mengandalkan sajian Sunda ini tak kehilangan pelanggan setia lantaran selalu konsisten dengan kualitas rasa yang ditawarkan.

Menurut manajer operasional Warung Cepot Wawan Gunawan yang telah mengelola resto ini selama 17 tahun, seringkali sebuah resto akan gulung tikar jika tidak berkembang dalam waktu tiga tahun.

Warung Cepot dirindukan para pelanggan setianya. Bahkan, ada pelanggan yang bisa datang ke sana empat kali dalam seminggu.

Pelanggan setianya sudah sangat akrab dengan menu-menu andalan di sini. Salah satunya adalah gurami goreng tong monyong. Gurami seberat 600 gram berbalut tepung ini disiram sambal cabai hijau yang menggugah selera. Menu ini cocok untuk disantap 3 orang.

Selain pedas, sambal ini memberikan rasa asam dan manis. Kandungan paprika di dalamnya semakin membuat rasa sambal kaya.

Total, Warung Cepot punya enam macam menu gurami.

Halaman
12
Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help