TribunJabar/

Pilwalkot Bandung

Fiki Satari Enggan Lewat Jalur Independen Karena Persyaratan Sulit

Fiki Satari, Bakal Calon Wali Kota (Bawalkot) Bandung, sebenarnya mempunyai potensi untuk menjadi bawalkot Independen tanpa partai.

Fiki Satari Enggan Lewat Jalur Independen Karena Persyaratan Sulit
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERRY FADHLURRAHMAN
Fiki Satari dalam acara Konvensi Partai Demokrat pada Minggu (6/8/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Fiki Satari, Bakal Calon Wali Kota (Bawalkot) Bandung, sebenarnya mempunyai potensi untuk menjadi bawalkot Independen tanpa partai.

Namun Fiki Satari mengatakan bahwa syaratnya lebih sulit dibandingkan ketika dirinya mengajukan diri lewat jalur independen pada 2008.

"Susah, syarat 6 persen dari jumlah pemilih jadi sekitar 110 ribuan memang bisa. Tapi banyak tahapan yang juga tidak mudah setelah dapet dukungan," ujar Fiki Satari kepada TribunJabar.co.id, Selasa (8/8/2017) di Kafe Vitarasa.

Dengan dukungan dari berbagai golongan komunitas anak muda dan pengusaha, sebenarnya tidak mustahil untuk Fiki Satari menjadi calon independen. Namun menurutnya biaya yang dikeluarkan jauh lebih mahal.

Memang syarat untuk menjadi calon independen adalah mencari dukungan sebanyak 6 persen jumlah pemilih. Lalu diharapkan ada surat pernyataan dari pemilik KTP dengan materai 6000.


Kalau diperkirakan untuk syarat independen adalah 115.000 KTP maka diperlukan sekitar Rp 690 juta untuk biaya pencarian dukungan saja.

"Mahal banget, belum lagi nanti ada yang belum valid dan lain-lainnya," ujar Fiki Satari.

Walaupun begitu, nampaknya antusiasme relawan Fiki Satari untuk mengumpulkan KTP sangat besar. Bahkan sebelum dirinya mengungkapkan akan mencalonkan diri.

"Mereka (yang menyerahkan KTP) akhirnya saya jadikan relawan saja," ujar Fiki Satari.

Perjalanan Fiki Satari menuju pencalonan masih panjang. Dari pengumuman konvensi pun masih ada setidaknya satu bulan untuk dirinya menaikkan elektabilitas di Konvensi.

Nantinya hasil konvensi akan menjadi rujukan partai Demokrat untuk mengusung calon wali kota.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help