TribunJabar/

Ridwan Kamil: Dimana Saya Buat Taman, Disitu Pasti Ada Tukang Parkir yang Tidak Jelas

Semakin hari jumlah kendaraan di Kota Bandung semakin bertambah, terutama saat akhir pekan tiba.

Ridwan Kamil: Dimana Saya Buat Taman, Disitu Pasti Ada Tukang Parkir yang Tidak Jelas
TRIBUN JABAR/TIAH SM
Tim gabungan melakukan razia parkir liar di sejumlah jalan di Kota Bandung, Senin (18/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Semakin hari jumlah kendaraan di Kota Bandung semakin bertambah, terutama saat akhir pekan tiba. 

Hal ini jualah yang dimanfaatkan oleh tukang parkir liar untuk meraup keuntungan.

Pemerintah Kota Bandung coba meminimalisasikan parkir liar dengan mesin parkir elektronik bernama E-Parkir.

"Dimana ada taman baru yang saya buat. Disana pasti ada tukang parkir yang tidak jelas," ujar Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, Jalan Braga Pendek, belum lama ini.

Emil sapaan akrabnya menambahkan, masyarakat tidak berhak mengutip (meminta biaya operasional) tetapi dikatakan Emil pemerintah lah yang diperbolehkan untuk mengutip.

"Wisatawan bayar parkir dan masuk uang saku pribadi. Itu haram hukumnya," kata Emil.

Ia menjelaskan diberlakukannya E-Parkir di Kota Bandung harus diiringi dengan penindakan beberapa oknum yang mencoba menghambat dan merusak sistem.

Mesin parkir elektronik di Bandung sebenarnya sudah mulai beroperasi mulai Jumat (14/7/2017).

Mesin parkir ini hanya melayani pembayaran dengan menggunakan uang elektronik, yaitu BRIZZI, E-Money Bank Mandiri, dan Tap Cash BNI.

Jenis kendaraan motor dikenakan Rp 1.500 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk jam berikutnya.

Sementara jenis kendaraan mobil dikenakan Rp 3.000 untuk satu jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam berikutnya. Jenis kendaraan truk dikenakan Rp 5.000 untuk satu jam pertama dan Rp 3.000 untuk jam berikutnya.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Bandung telah menyiapkan 445 mesin parkir elektronik yang tersebar di titik-titik tertentu di Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung juga memperkerjakan 700 juru parkir yang siap memandu warga yang hendak memarkirkan dan mengeluarkan kendaraannya. (*)

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help