TribunJabar/

Ridwan Kamil Berharap Polisi dan TNI Tindak Juru Parkir Liar

Pihak Dinas Perhubungan Kota Bandung telah menyiapkan 445 mesin parkir elektronik yang tersebar di titik-titik tertentu di Kota Bandung

Ridwan Kamil Berharap Polisi dan TNI Tindak Juru Parkir Liar
TRIBUNJABAR.CO.ID/ISAL MAWARDI
Ridwan Kamil mendatangi acara launching Terminal Parkir Elektronik menggunakan sepeda di Jalan Braga Pendek pada Jumat (4/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Mesin parkir elektronik baru saja diresmikan oleh Pemerintah Kota Bandung pada Jumat (4/8/2017) lalu.

Pemkot Bandung melakukan uji coba terlebih dahulu di daerah Braga untuk mengetahui respon masyarakat mengenai mesin parkir elektronik tersebut.

"Launching yang dulu itu seperti sampel. Kayak tester lah. Dilihat dulu warga mau apa tidak (menggunakan mesin parkir) kita butuh satu tahun lebih untuk memastikan pendapatan bahwa 4 mesin pertama di Braga itu baik," ujar Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, Jalan Braga Pendek, Jumat (4/8/2017).


Ia menambahkan tantangan dalam mengoperasikan mesin parkir elektronik adalah edukasi ke masyarakat serta keberadaan tukang parkir liar.

"Saya minta kepada jajaran TNI dan kepolisian untuk mensuksesan mesin parkir harus dibarengi dengan penindakan terhadap tukang parkir liar," ujar Ridwan Kamil.

Mesin parkir elektronik di Bandung sebenarnya sudah mulai beroperasi mulai Jumat (14/7/2017).

Mesin parkir ini hanya melayani pembayaran dengan menggunakan uang elektronik, yaitu BRIZZI, E-Money Bank Mandiri, dan Tap Cash BNI.

Jenis kendaraan motor dikenakan Rp 1.500 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk jam berikutnya.

Baca: Mau Belajar Menggambar dari Ahlinya? Yuk, Gabung di Pena Hitam Bandung

Baca: Tonton! Video Ketajaman Calon Penyerang Anyar Persib Bandung, Ezechiel Aliadjim NDouassel

Sementara jenis kendaraan mobil dikenakan Rp 3.000 untuk satu jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam berikutnya. Jenis kendaraan truk dikenakan Rp 5.000 untuk satu jam pertama dan Rp 3.000 untuk jam berikutnya.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Bandung telah menyiapkan 445 mesin parkir elektronik yang tersebar di titik-titik tertentu di Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung juga memperkerjakan 700 juru parkir yang siap memandu warga yang hendak memarkirkan dan mengeluarkan kendaraannya.(*)

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help