TribunJabar/
Home »

Bisnis

» Makro

Kondisi Bisnis pada Triwulan II/2017 Meningkat

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan || 2017 sebesar 111 63. Hal ini menunjukkan . . .

Kondisi Bisnis pada Triwulan II/2017 Meningkat
shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG - Indeks Tendensi Bisnis (ITB) adalah indikator perkembangan ekonomi usaha terkini yang datanya diperoleh dari Survei Tendensi Bisnis (STB) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Bank Indonesia.

STB dilakukan setiap triwulan di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sampel STB triwulan II 2017 sebesar 2.299 perusahaan besar dan sedang, dengan responden pimpinan perusahaan. ITB merupakan indeks yang menggambarkan kondisi bisnis dan perekonomian pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang.

Baca: Usai Cetak Gol, Essien Unggah Foto Ini di Akunnya, Netizen : Amazing Gol, Super Header

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan || 2017 sebesar 111 63. Hal ini menunjukkan kondisi bisnis meningkat jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Tingkat optimisme pelaku bisnis juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan I 2017 (nilai ITB sebesar 103 42).


"Pada triwulan II 2017 tercatat seluruh kategori lapangan usaha mengalami peningkatan kondisi bisnis kecuali kategori lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian yang mengalami penurunan, "kata Suhariyanto melalui teleconference di Kantor BPS Jabar, Senin (7/8/2017).

Peningkatan kondisi bisnis tertinggi terjadi pada kategori lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib dengan nilai ITB sebesar 130 39. Sementara itu, penurunan kondisi bisnis hanya terjadi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian dengan nilai ITB sebesar 96 91.


Menurutnya, kondisi bisnis pada triwulan Il-2017 yang meningkat disebabkan oleh peningkatan tiga komponen pembentuknya, yakni pendapatan usaha dengan nilai indeks sebesar 118,93 penggunaan kapasitas produksi/usaha dengan nilai indeks sebesar 114 55 dan rata rata jumlah jam kerja dengan nilai indeks sebesar 101 40. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help