TribunJabar/

Sri Mulyani: Di Koran Ngeluh Melulu, di Depan Saya kok Diam Saja

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengumpulkan para pengusaha serta pimpinan kementerian dan lembaga untuk membahas penyederhanaan perizinan laran

Sri Mulyani: Di Koran Ngeluh Melulu, di Depan Saya kok Diam Saja
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Sri Mulyani Indrawati 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengumpulkan para pengusaha serta pimpinan kementerian dan lembaga untuk membahas penyederhanaan perizinan larangan dan pembatasan impor.

Celetukan Sri Mulyani membuat suasana di dalam aula Mezzanine, kantor Kementerian Keuangan, yang semula senyap mendadak ramai.

Hal itu disebabkan karena tidak adanya pengusaha yang bersedia untuk berbicara dan menyampaikan keluhannya mengenai perizinan larangan pembatasan impor.

 "Saya ada malah (pengusaha) enggak bunyi, padahal biasanya ngomong di koran banyak keluhan, pas di depan saya diam saja. Silahkan mengeluh, enggak saya periksa kok pajaknya," kata perempuan yang akrab disapa Ani itu, memecah suasana saat pertemuan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2017).

Kemudian Budi Dewanto yang merupakan pengusaha dari PT Anugrah Sinergi Solusi Utama menyampaikan keluhannya.


Perusahaan Budi merupakan importir alat-alat kesehatan. Dia mengakui kekurangan informasi mengenai regulasi impor.

Akibatnya, perusahaannya sulit mengurus izin karena awalnya keterbatasan informasi yang diterima dari front office dan front desk.

"Saya harapkan ke depan lebih baik, ditempatkan orang yang sudah memiliki pengalaman dan paham regulasi. Di front desk sebaiknya orangnya yang bisa memiliki interkoneksi dengan INSW (Indonesia National Single Window)," kata Budi.

Pengusaha batik asal Pekalongan, Romeo mengatakan dirinya sebagai pelaku UKM akan patuh dengan peraturan pemerintah, terutama terkait impor.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help