TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Aliansi Pergerakan Islam: Jaksa Penuntut Umum di Sidang Buni Yani Tidak Transparan

Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat menganggap Jaksa Penuntut Umum tidak transparan dalam menghadirkan saksi di persidangan Buni Yani.

Aliansi Pergerakan Islam: Jaksa Penuntut Umum di Sidang Buni Yani Tidak Transparan
TRIBUNJABAR.CO.ID/REZEQI HARDAM SAPUTRO
Massa pendukung Buni Yani hadir di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, Selasa (1/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat menganggap Jaksa Penuntut Umum tidak transparan dalam menghadirkan saksi di persidangan Buni Yani.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Asep Saripudin, Kordinator API Jawa Barat saat membuka aksi dukungan terhadap Buni Yani di depan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (1/8/2017).

"Jaksa tidak transparan dalam mengonfirmasi saksi-saksi yang akan didatangkan, katanya akan datangkan Ahok sebagai saksi hari ini, tapi bisa juga minggu depan," ujar Asep di hadapan puluhan massa pendukung Buni Yani.


Asep juga mengatakan sewaktu persidangan kasus penistaan agama dengan terpidana Ahok, para jaksa selalu mengonfirmasi saksi-saksi yang didatangkan.

Meski demikian, Asep mengatakan massa pendukung Buni Yani akan tetap mengawal setiap persidangan.

"Ada Ahok atau tidak, kita akan terus mengawal setiap persidangan yang dijalani Buni Yani," ujar Asep.

Sebagai informasi, pada sidang hari ini, dijadwalkan jaksa penuntut umum akan membawa empat orang saksi.

Berdasarkan keterangan jaksa penuntut umum, saksi-saksi tersebut berasal dari Komunitas Ahok Djarot.

Selain itu, dikabarkan jaksa penuntut umum pun akan mendatangkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai saksi.

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help