TribunJabar/

Pendidikan

Orangtua Harus Peka Kecedasaran Anak, Jangan Labeli Anak Pintar atau Bodoh!

Menurut Indra banyak orang tua yang mempermasalahkan rapot anaknya ketika melihat nilai Matematika 5 sedangkan seni 9.

Orangtua Harus Peka Kecedasaran Anak, Jangan Labeli Anak Pintar atau Bodoh!
shutterstock
Satu keluarga memiliki dua anak, silhoute. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Setiap orang tua kerap mengharapkan anaknya berprestasi di sekolah seperti mendapat nilai yang tinggi atau menjadi ranking satu di kelasnya.

Anak yang selalu mendapat ranking satu selalu dianggap pintar, sedangkan yang tidak mendapat ranking dianggap sebaliknya.

Indra Kusumah SPsi MSi CHt, seorang psikolog mengatakan, orang tua sebaiknya jangan memberikan label pintar dan bodoh dan memaksa untuk menjadi juara di kelas.

"Orang tua harus peka terhadap kecerdasan anak, kecerdasan itu tidak melulu mendapat nilai bagus," ujar Indra Kusumah saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo No 1 Bandung pada Senin (17/7/2017).

Menurut Indra banyak orang tua yang mempermasalahkan rapot anaknya ketika melihat nilai Matematika 5 sedangkan seni 9.

"Nah, malah fokus ke nilai yang rendah dan lupa untuk mengembangkan potensi lainnya," jelasnya.

Menurutnya, ada anak yang tidak memiliki nilai bagus di sekolah tetapi menjadi tempat curhat teman-temannya, hal seperti itu merupakan jenis kecerdasan yang harus dikembangkan.

Orang tua mulai saat ini harus peka dimana letak kecerdasan anak, karena jika orang tua salah menyikapi akan memberikan efek kepada anak.

Pemberian label pintar dan tidak pintar yang diberikan oleh orang tua akan berpengaruh kepada konsep diri anak ketika dewasa lho.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help