TribunJabar/

Warga Cihawuk Kabupaten Bandung Ancam Bergabung dengan Kabupaten Garut

Pasalnya, jalan sepanjang enam kilometer itu menghubungkan Kertasari, Kabupaten Bandung dengan Kawasan Darajat, Kabupaten Garut.

Warga Cihawuk Kabupaten Bandung Ancam Bergabung dengan Kabupaten Garut
Net
DPRD Kabupaten Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana 

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Sejumlah perwakilan warga Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung mengancam bergabung dengan Kabupaten Garut jika jalan tembus Cihawuk tak segera diperbaiki.

Pasalnya, jalan sepanjang enam kilometer itu menghubungkan Kertasari, Kabupaten Bandung dengan Kawasan Darajat, Kabupaten Garut.

Sekitar 25 orang warga Desa Cihawuk datang membawa aspirasi ke Gedung DPRD Kabupaten Bandung. Mereka menemui Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat.

Baca: 87 Dokter Cantik Siap Dukung Program Layad Rawat, Jangan Pura-pura Sakit Nanti Dijewer Kang Emil

Di dalam ruang dewan, mereka mempertontonkan video kondisi Jalan Cihawuk yang masih berbatu dan berlubang. Sebagian jalan masih berupa tanah, sehingga sangat becek bila hujan turun.

Kepala Desa Cihawuk, Aep Saepulloh, mengatakan sebenarnya aspirasi seperti ini pernah disampaikan pada 2011. Upaya perbaikan jalan pun dilakukan pada 2012 , namun baru 112 meter dari enam kilometer jalan.


"Kami ke sini menyampaikan aspirasi kami, karena jalan itu dibutuhkan tidak hanya oleh desa dan kecamatan di Kabupaten Bandung saja, tapi dari Garut juga. Kami khawatir banyak yang celaka karena jalan sangat rusak," ujar Aep seusai audiensi di ruangan Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Soreang pada Rabu (26/7/2017).

Ia membenarkan bahwa ada suara dari masyarakat di Desa Cihawuk untuk bergabung dengan wilayah Kabupaten Garut. Pasalnya, warga kecewa, akses jalan mereka tak segera diperbaiki.


"Cihawuk kan berbatasan dengan Garut, ya muncul dari masyarakat kalau memang tidak diperhatikan akan bergabung dengan Garut, ini kan jadi bumerang juga buat saya, banyak tokoh masyarakat yang menyuarakan (gabung dengan Garut, padahal jalan itu diserahkan ke Kabupaten (pada 2011) tapi tidak diperbaiki," katanya.

Jalan tembus Cihawuk tersebut, dapat dilewati melalui jalur Ciparay - Kertasari - Cihawuk dan terhubung ke jalan di kawasan PLTP Darajat yang saat ini sudah menjadi sentra wisata di Garut. Jalur tersebut merupaan jalur kelima dari Kabupaten Bandung ke wilayah Garut setelah jalur Cijapati, Kamojang, Santosa dan Pangalengan - Garut.

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help