TribunJabar/

Tahun Depan, Jumlah Penerima PKH Jadi 9 Juta Lebih Keluarga Miskin

Pada 2018, Kementerian Sosial menargetkan peningkatan penerima bantuan PKH mendekati empat juta keluarga.

Tahun Depan, Jumlah Penerima PKH Jadi 9 Juta Lebih Keluarga Miskin
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Rabu (26/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Program Keluarga Harapan (PKH) diakui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, memberi banyak manfaat.

Pada 2018, Kementerian Sosial menargetkan peningkatan penerima bantuan PKH mendekati empat juta keluarga.

"Jadi ada 15,5 juta rumah keluarga yang termasuk miskin, sekarang terpenuhi 6 juta, berarti ada 9 juta lebih keluarga potensial menerima PKH (tahun depan)," katanya kepada wartawan seusai acara Annual Summit PKH, Rabu (26/7/2017).

Data tersebut ia dapatkan dari pemutakhiran basis data terpadu.


Nantinya, tim Pendamping PKH akan melakukan verifikasi ke rumah-rumah warga calon penerima PKH.

Verifikasi diperlukan untuk memperbaharui data agar komponen data kelayakan sebuah keluarga menerima program PKH akurat.

Menurut Harry Hikmat terdapat tiga komponen yang harus dipenuhi sebagai syarat menerima program PKH, yaitu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Program pun dilaksanakan dalam tiga tahap mulai dari pengecekan komponen, pengecekan status warga di daerah tempat tinggalnya, hingga pembukaan rekening warga penerima PKH.

Kementerian Sosial juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program ini.

"Program ini program nasional, bukan program Kemensos bukan program pemerintah pusat. Jadi gubernur, bupati, Wali Kota menjadi kewajiban bertanggung jawab dari berbagai aspek," ujar Harry Hikmat. (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help