TribunJabar/

Tim Ekspedisi T7W 2017

Tim T7W Akhirnya Tiba di Garis Finish

Salah seorang tim lainnya, Haga Sembiring mengatakan, perjalanan yang cukup panjang menelusuri Provinsi Maluku Utara terasa . . .

Tim T7W Akhirnya Tiba di Garis Finish
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Tim Ekspedisi 7-Wonders Wonderful Moluccas akhirnya finish di Yayasan Gereja Masehi Injil Halmahera, tepatnya di SMP Kristen Daruba, Jalan Siswa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (20/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

TRIBUNJABAR.CO.ID, PULAU MOROTAI - Setelah berpetualang mengelilingi dan mengeksplorasi keindahan Provinsi Maluku Utara dengan empat unit mobil Daihatsu Terios R Adventure jenis SUV selama kurang lebih tujuh hari, Tim Ekspedisi 7-Wonders Wonderful Moluccas akhirnya finish di Yayasan Gereja Masehi Injil Halmahera, tepatnya di SMP Kristen Daruba, Jalan Siswa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (20/7).

Finishnya tim pun disambut meriah. Tim sebelumnya menuntaskan tujuh keindahan Provinsi Maluku Utara mulai wilayah selatan, tengah, timur dan utara. Ketujuh lokasi yang tim jelajahi diantaranya, Desa Marikurubu untuk melihat pohon cengkeh pertama di dunia, memancing ikan cakalang secara tradisional di Laut Ternate, menyambangi Goa Boki Moruru.

Selain itu, tim juga berkesempatan mengamati Burung Bidadari Halmahera yang merupakan khas Maluku Utara di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Bunker Pertahanan Jepang, Desa Budaya Sasadu dan Pulau Morotai yang menyimpang segudang cerita Perang Dunia ke II.


Salah satu dari Tim Ekspedisi 7-Wonders Wonderful Moluccas, Aby Kushardadi (40) mengatakan jika perjalanan untuk berpetualang di Provinsi Maluku Utara sangat membuat terkesan. Menurutnya, masih banyak tempat-tempat indah di Indonesia yang masih natural dan tidak banyak diketahui orang.

"Malauku Utara sangat luar biasa. Cantik sekali. Memang perjalanannnya sangat capek. Tapi terbayarkan semuanya dengan keindahan Maluku Utara," kata Aby.

Menurut Aby, Provinsi Maluku Utara sangat recomended bagi pemburu surga Indonesia. Ia menilai jika Provinsi Maluku Utara sangat layak dijadikan destinasi wisata turis domestik mau pun asing. Keindahan Provinsi Maluku Utara, kata dia, tak kalah dengan berbagai detinasi wisata yang ada di Bali.

"Selain wisata alam, Maluku Utara juga memikiki wisata sejarah. Pulau Morotai ini kan gudangnya cerita saat Perdang Dunia ke II," kata Aby.

Salah seorang tim lainnya, Haga Sembiring mengatakan, perjalanan yang cukup panjang menelusuri Provinsi Maluku Utara terasa asyik. Selain menyuguhkan keindahan yang begitu mempesona, kata dia, perjalanan menjadi lebih nyaman dengan menggunakan mobil Daihatsu Terios R Adventure jenis SUV.


"Perjalanan panjang kami semakin lengkap dengan Terios R Adventure. Kami semakin nyaman mengekplorasi tujuh keindahan Provinsi Maluku Utara ini. Mobilnya tangguh disegala medan," kata dia yang menyebut jika perjalanan dengan mobil Terios tak hanya dilakukan di jalanan yang datar dan mulus.

Selain itu, lanjut Haga, Terios R Adventure juga sangat irit. Padahal, selama perjalanan tim melajukan kendaraan rata-rata hingga 80 kilometer per jam. Bahkan, kata dia, sisa bahan bakan pada indikator yang sisa satu strip masih bisa digunakan hingga lebih dari 43 kilometer.

"Untuk saya sebagai pengguna mobil, Terios ini sangat tangguh disegala medan, bahan bakarnya irit. Pencahayaannya juga mantab di malam hari, terkena hujan atau kabut. Semakin memperjelas pandangan. Karena mobil ini sudah dilengkapi Foglamp," kata dia seraya menyebut jika teknologi VVT-I membuat mesin sangat responsif. (*)

Penulis: raw
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help