TribunJabar/

Sudah 100 Hari Novel Baswedan Disiram Air Keras, Polri Diminta Serius Tangani Kasus

Sudah 99 hari, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dirawat di Singapura karena disiram air keras.

Sudah 100 Hari Novel Baswedan Disiram Air Keras, Polri Diminta Serius Tangani Kasus
Net
Gambar Novel Baswedan. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Sudah 99 hari, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dirawat di Singapura karena disiram air keras oleh dua pria tidak dikenal.

Hari ini, Kamis (20/7/2017) juga genap hari ke 100 kasatgas Kasus korupsi e-KTP itu diserang. Siapa pelaku penyerangan hingga kini belum terungkap.

Untuk kesembuhan Novel Baswedan, Wakil ketua KPK, Laode M Syarif meminta doa pada masyarakat agar Novel bisa kembali pulih.

"Pertama-tama saya dan seluruh insan KPK mendoakan agar mas Novel dipermudah kesembuhan matanya, walaupun kami tahu mata yang kiri sangat parah kondisinya," terang Laode M Syarif saat dihubungi Tribunnews.com.


Selanjutnya soal penanganan kasus penyerangan, sebagaimana dijanjikan oleh Kapolri yang sudah membentuk tim melakukan penyelidikan, Laode M Syarif meminta Polri serius menangani kasus Novel, terlebih sudah 100 hari pelakunya belum juga terungkap.

"‎Kami minta Pak Kapolri memerintahkan jajarannya serius dalam mencari penyerang Mas Novel karena sudah 100 hari tapi belum didapatkan," tegas Laode M Syarif.

Selanjutnya Laode M Syarif menyampaikan KPK siap membantu penyidik di Polda untuk memeriksa Novel di Singapura.

Termasuk KPK juga selalu siap menunggu dan mendengarkan kabar baik soal perkembangan terakhir pencarian penyerang mas Novel.

"Oleh karena itu, kami sangat berharap kepada Pak Kapolri dan Pak Kapolda untuk menuntaskan kasus ini agar masyarakat tidak bertanya-tanya siapa penyerang mas Novel," tambahnya. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help