TribunJabar/

Ang Iing Mulai Sosialisasi Jadi Bakal Calon Bupati Kabupaten Cirebon

Senin (17/7), Ang Iing blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon di Jemaras Kidul dan Bakung.

Ang Iing Mulai Sosialisasi Jadi Bakal Calon Bupati Kabupaten Cirebon
ist
Senin (17/7), Ang Iing atau Nasihin Masha (kanan)blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon. Ang Iing adalah salah satu bakal calon bupati Kabupaten Cirebon dari Partai Gerindra 

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Ang Iing atau Nasihin Masha mulai sosialisasi untuk menjadi bakal calon Bupati Kabupaten Cirebon dari Partai Gerindra

Senin (17/7), Ang Iing blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon di Jemaras Kidul dan Bakung.

Di Jemaras Kidul, Ang Iing menemui para pandai besi serta pengrajin mainan anak-anak.

Produk mereka adalah cangkul, arit, parang, pisau, miniatur untuk souvenir, dan beragam produk pendukung untuk furniture.


Soal UMKM ini, Ang Iing mendapati kondisi pandai besi yang sedang menghadapi penurunan pesanan dan penurunan produksi.

"Ada beberapa faktor penyebab kemerosotan. Pertama, merosotnya industri rotan Jatiwangi berdampak langsung karena selama ini mereka menjadi industri pendukung industri rotan," katanya.

Kedua, tiadanya pesanan dari pemerintah pusat yang biasanya sering membeli produk mereka.

Ketiga, bangkrutnya mitra mereka yang membeli produk mereka. Keempat, kalah bersaing dengan cangkul produk industri maupun produk impor.

Senin (17/7), Ang Iing atau Nasihin Masha (kedua dari kiri) blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon. Ang Iing adalah salah satu bakal calon bupati Kabupaten Cirebon dari Partai Gerindra
Senin (17/7), Ang Iing atau Nasihin Masha (kedua dari kiri) blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon. Ang Iing adalah salah satu bakal calon bupati Kabupaten Cirebon dari Partai Gerindra (ist)

Sementara itu di Bakung, Ang Iing meninjau pembuatan tape ketan.

Tak hanya di tiga lokasi tersebbut, di Cangkring, dia juga melihat pembuangan sampah  dan tinja.

Selain itu, dia juga bersilaturahim dengan Mamae Titin (85 tahun), sejarawan dan seniman legendaris Cirebon.

Guna mendukung produk UMKM dari Kabupaten Cirebon ini, Ang lin menyerukan tagline 'Cirebon Beli Cirebon'.

Hal ini karena UMKM memiliki peran sentral dalam ekonomi masyarakat.

"Karena itu pemerintah harus memberikan insentif khusus bagi berkembangnya UMKM," kata dia lagi.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help