TribunJabar/

Suku di Pedalaman Pulau Halmahera Ini Unik, Dulu Kalau Mati Disandarkan di Pohon Tidak Dikubur

Satu Suku Togutil yang masih dapat dijumpai oleh para turis domestik maupun mancanegara berada di Blok Akatejawe

Suku di Pedalaman Pulau Halmahera Ini Unik, Dulu Kalau Mati Disandarkan di Pohon Tidak Dikubur
Tribunjabar/Ragil Wisnu Saputra
Suku Togutil 

Senjata mereka untuk pertahanan diri atau pun berburu ada tiga. Yakni Parang yang sering disebut Odiah, Panah atau sering disebut Otoimi dan Tumbak yang sering disebut Ohokiki.


Karena keterbatasan bahasa untuk berkomunikasi, Tribun kemudian menemui Tokoh Adat Togutil Tayawi, Anton Jumati. Anton sendiri adalah seorang anggota Suku Togutil Tayawi yang lumayan fasih berbahasa Indonesia. Pasalnya, Anton adalah orang luar yang menikah dengan Suku Togutil Tayawi.

Anton menjelaskan, saat ini di wilayah Blok Aketajawe terdapat sekitar 22 Kepala Keluarga (KK) Suku Togutil Tayawi. sebanyak 7 KK berada di wilayah Air Terjun Bairorai dan sisanya berada di Tayawi, yang merupakan wilayah dimana Anton tinggal.

Sebelum mengenal agama, Suku Togutil Tayawi ini memiliki nama dengan nama-nama pepohonan yang ada di wilayah permukimannya. Dimana, setiap ibu melahirkan di sekitar pohon, anaknya akan diberi nama seperti pohon yang ada di sekitarnya.

"Setelah mengenal agama, namanya sedikit berubah. Sudah tidak memakai nama pepohonan lagi. Saat meninggal juga sudah tidak disandarkan kepada pohon. Tapi sekarang dikuburkan," kata dia.

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help