TribunJabar/

SMAN 3 Bandung Beri Toleransi Siswa Kelainan Jantung Tak Ikuti MPLS

Ke depannya, ia menjanjikan ada beberapa toleransi yang diberikan kepada siswa tersebut

SMAN 3 Bandung Beri Toleransi Siswa Kelainan Jantung Tak Ikuti MPLS
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 3 Bandung, Irfan Bahtiar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - SMAN 3 Bandung telah menerima siswa baru dari berbagai macam jalur, termasuk siswa inklusi yang memiliki kelainan jantung.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3, Irfan Bahtiar, mengatakan toleransi diberikan bagi siswa itu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Hidup Sekolah (MPLS) selama dua hari ke depan.

"Anak inklusi itu disarankan enggak ikut MPLS, enggak apa-apa," kata Irfan Bahtiar kepada Tribun Jabar di depan Aula SMAN 3 Bandung, Senin (17/7/2017).

Ia mengklaim tahun ini merupakan pengalaman pertama SMAN 3 Bandung menerima siswa inklusi.


Ke depannya, ia menjanjikan ada beberapa toleransi yang diberikan kepada siswa tersebut jika tak mampu melakukan suatu kegiatan di sekolah, misalnya, olahraga.

Sekolah akan berkonsultasi dengan dokter terkait kegiatan olahraga yang bisa dilakukan siswa berpenyakit kelainan jantung.

Irfan Bahtiar juga berusaha menempatkan siswa inklusi itu di kelas yang terletak di lantai satu, agar ia tidak kerepotan.

"Di kelasnya pakai tabung oksigen, karena kelainan jantung bawaan," ujar Irfan Bahtiar.

Irfan Bahtiar akan mengusahakan pelayanan terbaik sehingga siswa inklusi dapat belajar secara nyaman seperti siswa lainnya.

Siswa inklusi itu bergabung dengan 287 teman seangkatannya di SMAN 3 Bandung pada Rabu (19/7/2017).

MPLS di SMAN 3 berlangsung dari Senin (17/7/2017) hingga Selasa (18/7/2017). (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help