TribunJabar/

Hari Pertama Sekolah

SDN 7 Dayeuhkolot Kerap Terkena Banjir, Orangtua Murid Khawatirkan Anak-anaknya

Orang tua murid harap-harap cemas menitipkan anaknya di SDN 7 Dayeuhkolot, Kampung Bolero. . .

SDN 7 Dayeuhkolot Kerap Terkena Banjir, Orangtua Murid Khawatirkan Anak-anaknya
tribunjabar/lutfi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana‎

TRIBUNJABAR.CO.ID, DAYEUHKOLOT - Orang tua murid khawatir anaknya di SDN 7 Dayeuhkolot, Kampung Bolero, Desa dan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung untuk mengenyam pendidikan.

Pasalnya, sekolah tersebut kerap tergenang banjir setinggi 1-2 meter ketika Sungai Citarum meluap.

Kendati demikian, rasa cemas orang tua murid sedikit berkurang, lantaran tersedianya bangunan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) ketika banjir datang menyergap.

Bekas genangan banjir terlihat di dinding kelas, buku-buku bahan bacaan pun terpaksa disimpan di atas rak gantung setinggi kurang lebih dua meter, tujuannya agar tak terendam banjir.

"Kalau banjir kan ada tempat pengungsian untuk belajar anak, katanya juga mau dibangun bangunan SD kolong yang tak kebanjiran," ujar Yuyun Yunarti (43) saat ditemui di Dayeuhkolot, Senin (17/7/2017).

Di lokasi yang sama, Eneng (39), orang tua murid asal Kelurahan Andir, mengatakan bahwa anaknya sudah menghadapi situasi banjir.

Sehingga ia tak terlalu khawatir.

"Kakak-kakak dari anak saya juga sekolah di sini, saya juga sekolah di sini, dengan gurunya pun juga sudah akrab, memang kasihan melihat anak-anak harus belajar di pengungsian, saya berharap relokasi bisa segera dilaksanakan," kata Eneng.

Halaman
12
Penulis: dam
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help