TribunJabar/

Ridwal Kamil: Orang Indonesia Mudah Terprovokasi karena Malas Baca

Orang Indonesia hobinya baca judul saja. Tidak baca isinya. Itulah kenapa mudah terprovokasi. Cuma baca dua paragraf, terus lelah.

Ridwal Kamil: Orang Indonesia Mudah Terprovokasi karena Malas Baca
Tribun Jabar/Isal Mawardi
Ridwan Kamil menyumbangkan buku dalam acara donasi buku untuk masyarakat, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Minat baca buku masyarakat Indonesia kian menurun seiring kehadiran konten- onten digital.

Satu diantara konten digital yang disukai rakyat Indonesia adalah meme.

"Orang Indonesia hobinya baca judul saja. Tidak baca isinya. Itulah kenapa mudah terprovokasi. Cuma baca dua paragraf, terus lelah. Makanya beredar meme. Mudah dicerna," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam acara Sosialisasi Donasi Buku untuk Masyarakat di Kantor Pos Bandung, Senin (17/7/2017).

Ia menilai masyarakat Indonesia menyukai kalimat-kalimat pendek sehingga buku tidak begitu populer di Indonesia.

Alasan masyarakat Indonesia mudah percaya dengan berita bohong (hoax) karena malas membaca.


"Sebanyak 2.700 berita bohong diproduksi tahun lalu karena berita kontroversi begitu disukai oleh orang Indonesia. Setiap diklik, ada rupiah. Pendapatan dari produksi berita hoax bisa ratusan juta," tambah pria yang akrab disapa Kang Emil.

Turunnya minat baca masyarakat semenjak era digital menjadi perhatian khusus PT Pos Indonesia untuk membuat kebijakan mengenai pengiriman buku ke berbagai daerah.

Dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia, PT POS Indonesia mengadakan kebijakan pengiriman buku tanpa biaya pada setiap tanggal 17. (*)

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help