TribunJabar/

Kisah Pengayuh Becak yang Kerap Tidur di Atas Becaknya, Ternyata Ini Alasannya

Ade mengaku memiliki saudara di kawasan Bandung, namun ia tidak bisa setiap malam pulang ke rumah saudaranya.

Kisah Pengayuh Becak yang Kerap Tidur di Atas Becaknya, Ternyata Ini Alasannya
TRIBUN JABAR/Daniel Andreand Damanik
Abah Ade (55), pengayuh becak saat menunggu penumpang di Kota Bandung, Rabu (12/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Abah Ade (55), begitu pengemudi becak di Kota Bandung ini biasa dipanggil.

Dia sudah menekuni pekerjaannya sebagai tukang becak sejak tahun 1984.

Selama 33 tahun, dia mengayuh becak di Kota Bandung, bukanlah waktu yang singkat.

Abah Ade merupakan warga Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Memiliki seorang istri dan tiga orang anak yang harus dinafkahinya.

Istri dan anak-anaknya itu tinggal di Leles, Garut.


Ade mengaku memiliki saudara di kawasan Bandung, namun ia tidak bisa setiap malam pulang ke rumah saudaranya.

"Saudara saya ada di Baleendah dan Ciateul tapi kalau mau ke sana kan harus (keluar) ongkos, daripada (penghasilan) habis di ongkos, lebih baik untuk makan," kata Ade.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help