TribunJabar/

Begini Lho Teknik Membangun Empati dan Sensitivitas Kepada Anak

"Berbeda halnya dengan I communication di mana orangtua akan berkata, 'aduh bunda kaget adek banting pintu'."

Begini Lho Teknik Membangun Empati dan Sensitivitas Kepada Anak
belinskaya
Ilustrasi anak. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Indra Kusumah S.Psi., M.Si., CHt mengatakan jika permasalahan anak yang tumpul empatinya adalah karena ketidaktahuan orangtua membangun pola komunikasi.

Ia mengatakan ada yang namanya dan You communication di mana I communication.

Artinya bagaimana seseorang merefleksikan sesuatu sedangkan you communication bagaimana menyudutkan diri seseorang akibat tindakan yang dilakukan.

"Misalkan anak membanting pintu, kalau you communication maka ungkapannya, kenapa kamu membanting pintu? Yaitu langsung menunjuk kepada orangnya," ujar Indra saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo No 1 Bandung pada Senin (17/7/2017).

"Berbeda halnya dengan I communication di mana orangtua akan berkata, 'aduh bunda kaget adek banting pintu'."


Menurut pria yang saat ini sedang melanjutkan S3 jurusan psikologi ini, perkataan itu akan membantu kesadaran anak bahwa apa yang dia lakukan itu berefek kepada perasaan.

Orang tua juga harus belajar cara menyampaikan dengan cara yang berbeda walaupun tujuannya sama yaitu menegur.

"Adikmu sakit kalau dipukul begitu, nah kalau penjelasannya seperti itu melatih sensitifitas anak," jelasnya.

Menurut Indra hal seperti ini merupakan masalah pendekatan, oleh karena itu bagi para orangtua jangan pernah berhenti untuk belajar karena kasih sayang orangtua tentu tidak pernah habis.(*)

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help