TribunJabar/

Air PDAM di Astanaanyar Berwarna Merah Muda dan Berbau Busuk, Penjelasannya Besok Siang

Air PDAM tercemar tersebut tidak hanya berwarna merah muda, namun juga mengeluarkan bau tidak sedap, seperti bau air selokan kotor.

Air PDAM di Astanaanyar Berwarna Merah Muda dan Berbau Busuk, Penjelasannya Besok Siang
TRIBUN JABAR/Yongky Yulius
Air PDAM berwarna merah masih disimpan di rumah Deni Rudiana (41) di RW 06 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Minggu (16/7/2017). 

Besok Pagi, PDAM Tirtawening Akan Memberikan Keterangan Resmi Terkait Air 'Sirup' di Astanaanyar Bandung

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung akan memberikan keterangan resmi terkait air PDAM berwarna merah muda di beberapa rumah warga di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

Penjelasan tersebut rencananya akan dilakukan Selasa (18/7/2017) pukul 10.00 WIB di Kantor PDAM Tirtawening Jalan Badaksinga nomor 10 Bandung.

Muhammad Indra Pribadi, Kasubid Humas PDAM Tirtawening, kepada Tribun Jabar, Senin (17/7/2017) di kantornya mengatakan Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi yang aka memberikan keterangan.


"Untuk saat ini kami belum bisa memberikan keterangan. Karena sudah jadi berita besar, keterangan resmi akan disampaikan oleh pak dirut," ujarnya.

Sebelumnya, warga RW 06 Kelurahan Panjunan Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung sempat dihebohkan oleh penemuan air PDAM berwarna merah muda yang keluar dari beberapa keran rumah pada Kamis (13/7/2017).

Air PDAM tercemar tersebut tidak hanya berwarna merah muda, namun juga mengeluarkan bau tidak sedap, seperti bau air selokan kotor.

Beberapa warga mengaku kaget dan kebingungan saat pertama kali melihat air tersebut.

Bahkan, ada warga yang penampungan air berukuran besarnya tercemar karena air berwarna merah muda tersebut.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, tim PDAM Tirtawening sendiri telah memeriksa lokasi dan mengambil sampel air tercemar tersebut pada Jumat (14/7/2017) setelah menerima pengaduan warga di media sosial.(*)


Penulis: Yongky Yulius
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help