TribunJabar/

Persib Bandung

Pandangan Viking Soal Mundurnya Djanur Tidak Sama, Contohnya di Viking Inheren Jatinangor

Viking Inheren Jatinangor, grup viking di Kampung Persib, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, saja, memiliki pandangan yang berbeda-beda . . .

Pandangan Viking Soal Mundurnya Djanur Tidak Sama, Contohnya di Viking Inheren Jatinangor
TRIBUNJABAR.CO.ID/SELI ANDINA
Karikatur Djajang Nurdjaman di Kampung Persib, Jatinangor, yang terlihat sepi, Minggu (16/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bobotoh memiliki pendapat berbeda-beda mengenai mundurnya Djadjang Nurdjaman pasca Persib digulung Mitra Kukar 2-1 malam tadi, Sabtu (15/7/2017).

Viking Inheren Jatinangor, grup viking di Kampung Persib, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, saja, memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai mundurnya pelatih Persib Tersebut.

Ketika ditemui Tribun Jabar di Kampung Persib, Jatinangor, Minggu (16/7/2017), beberapa anggota Viking Inheren Jatinangor mengungkapkan pendapatnya.

"Menurut saya, Djanur tidak perlu mundur. Djanur itu sudah bagus dalam melatih, meskipun memang punya beberapa kekurangan," ujar Yudi Eger (34) anggota Viking Inheren Jatinangor.

Menurut Yudi, kekurangan Djajang Nurdjaman adalah lambat melakukan pergantian pemain ketika bertanding.


Berbeda dengan Yudi, Diki Ramdani(19), anggota Viking Inheren lainnya, mengaku setuju dengan keputusan pelatih Persib tersebut untuk mundur.

Menurutnya Djanur sudah tidak sejalan dengan Persib.

"Pemain juga terlihat sudah tidak berpola," ujar Diki.

Meskipun memiliki perbedaan pandangan, baik Yudia maupun Diki mengaku akan terus mendukung Persib.

"Loyalitas tanpa batas!" Seru keduanya. (*)

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help