TribunJabar/
Home »

Bisnis

» Makro

Hukum

Le Minerale Klaim Alami Penurunan Penjualan Akibat Dugaan Praktik Monopoli Aqua

PERJANJIAN itu dituding pada penolakan agen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berstatus star outlet di Jabodetabek untuk menjual produk...

Le Minerale Klaim Alami Penurunan Penjualan Akibat Dugaan Praktik Monopoli Aqua
shutterstock
Illustrasi. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - PT Tirta Investama (Aqua) dan PT Balina Agung Perkasa (BAP) dilaporkan oleh PT Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) terkait dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Sidang dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha ini berlanjut pada Senin (10/7/2017).

Dalam sidang lanjutan ini, dikutip dari Tribun Bisnis, Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) memanggil saksi dari pihak Le Minerale selaku pelapor. 

Dalam keterangannya kubu Le Minerale menyebut adanya penurunan penjualan akibat perjanjian antara Aqua dan BAP.

Perjanjian itu dituding pada penolakan agen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berstatus star outlet di Jabodetabek untuk menjual produk Le Minerale.

Hal itu disampaikan National Sales Manager PT Inbisco Niagatama Semesta, Carol Mario Sampouw saat bersaksi di hadapan sidang majelis KPPU, Senin (10/7/2017).

Sebagai informasi, PT Inbisco Niagatama Semesta terafiliasi dengan Mayora Grup, pemilik merek Le Minerale. Inbisco adalah distributor seluruh produk minuman di bawah Mayora Grup.

Dalam kesaksiannya, Carol menyampaikan hasil survei Nielsen secara nasional. Menurutnya pangsa pasar kinerja Aqua naik sejak Juli 2015 hingga November 2016.

"Kalau saya membaca volume pangsa pasar Aqua mencapai 55-60 persen," tuturnya.

Sementara, volume pangsa pasar Le Minerale sebesar 18 persen, Ades 10 persen, Prima 3 persen, dan VIT diatas 10 persen.

Tak hanya itu pihaknya pun mengklaim mengalami penurunan penjualan secara nasional.

Namun, sayangnya, ia tidak menyebut secara rinci angka penurunan tersebut. (Sinar Putri S.Utami)

* Berita ini sudah tayang di KONTAN dengan judul "Lawan Aqua, pasar Le Minerale turun" pada Senin (10/7/2017).
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help