Kuliner Bandung

Cilok, Cimol, Cilor, Cireng, Basreng dan Basmut. Apa Bedanya Ya?

Bandung terkenal dengan jajanan kuliner dengan nama yang unik, diantaranya cimol, cilor, cilok, cireng, basmut, dan basreng.

Cilok, Cimol, Cilor, Cireng, Basreng dan Basmut. Apa Bedanya Ya?
resepmakansedap.com
Cilok. 

Laporan Wartawan Tribunjabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Jika kamu berkunjung ke Bandung kamu akan menemukan nama makanan yang berbeda dengan bahan yang sebenarnya sama.

Bandung terkenal dengan jajanan kuliner dengan nama yang unik, diantaranya cimol, cilor, cilok, cireng, basmut, dan basreng.

Terkenal kreatif, warga Bandung membuat beragam jenis nama makanan dari bahan bakso dan tepung kanji atau aci, diolah menjadi makanan yang berbeda.

Berikut ini adalah nama jajanan pinggiran murah meriah yang akan kamu temukan di Bandung:

1. Cimol
Cimol adalah singkatan dari aci digemol, berbahasa Sunda yang memiliki arti bahan tepung kanji (aci) yang dan dibentuk bulat dan digoreng.

Cara menikmati cimol biasanya menggunakan bumbu kacang, atau bumbu sambal kering dicampur penyedap rasa.

Cimol lebih enak dinikmati ketika masih panas dan kamu harus menggoyang lidahmu untuk menikmati cimol karena lapisan luar memang kering sedangkan bagian dalam cimol sangat kenyal ketika dikunyah di dalam mulut.

Cimol dijual dengan harga Rp 2.000 - Rp 5.000 saja.

2. Cilor
Cilor alias aci pakai telor, jajanan ini berbahan dasar tepung kanji (aci) lalu dibentuk bulat kecil sekira ukuran dua centimeter yang dicelup ke dalam telor lalu digoreng.

Cara menikmati cilor menggunakan saus merah atau kecap, kamu harus menikmati cilor selagi panas supaya rasa gurih telor bersatu dengan kenyalnya aci di dalam lidah.

Cilor dijual dengan cara aci yang dicampur telor ditusuk seperti bakso, biasanya satu tusukan berisi tiga cilor yang dijual dengan harga Rp 2.000 per tusuknya.

3. Cilok
Cilok merupakan jajanan yang masih berbahan dasar aci, yang memiliki arti aci dicolok bentuknya bulat dan dimasak
dengan cara direbus/dikukus.

Saat ini cilok tidak hanya berisi aci saja tetapi dikombinasi isi daging, sosis dan keju di dalamnya. Cilok disajikan dengan cara ditusuk menggunakan tusuk sate.

Cara menikmati cilok yaitu dilengkapi sengan saus bumbu kacang maupun kecap, saus dan sambal.

Kamu bisa mendaptkan banyak cilok dengan harga Rp 5.000 saja.

4. Cireng
Cireng alias aci digoreng, walaupun bahan dan cara pembuatannya sama dengan cimol tetapi cireng jelas berbeda, cireng berbentuk lempeng/pipih dan memiliki ukuran yang tebal.

Cireng dinikmati selagi panas dan dicocol dengan saus. Saat ini cireng memiliki banyak varian yang bernama cireng isi seperti cireng isi daging, ayam, sosis, keju, dan kornet.

Cireng polos biasanya dijual dengan harga Rp 1.000, berbeda dengan cireng isi dijual dengan harga Rp 1.500 - Rp 3.000.

5. Basreng
Basreng alias bakso digoreng, berbahan dasar bakso ikan jajanan ini dipotong dengan bentuk memanjang seperti kentang yang kemudian digoreng.

Kamu bisa request kepada penjualnya mau digoreng kering atau setengah matang.

Jika digoreng kering bakso akan terasa keras seperti kerupuk dan jika setengah matang kamu bisa mengunyahnya dan sensasi kenyal akan terasa di lidah.

Bumbu basreng menggunakan sambal kering dan penyedap rasa, rasa pedas ataupun asin bisa diatur sesuai selera.

Basreng dijual dengan harga Rp 5.000 - Rp 7.000.

6. Basmut
Ada yang baru di dunia jajanan kuliner Bandung, namanya adalah Basmut alias baso imut, basmut adalah gabungan dari beragam jajanan yang berada di satu tempat.

Kenapa disebut baso imut? Karena basmut menyediakan jajanan yang bentuknya imut saja seperti cilok, otak-otak mini, tahu bulat mini dan basreng mini.

Jadi kalau kamu ingin menikmati setiap jajanan langsung saja cari gerobak basmut, disana kamu bisa mendapatkan jajanan yang lengkap.

Basmut dinikmati dengan bumbu sambal kering pedas dicampur penyedap rasa, dan biasanya menggunakan tusukan sate untuk mengambil basmut dari dalam plastik.

Kamu bisa mendapatkan banyak macam jenis basmut hanya Rp 10.000 saja.

Nah, jangan sampai bingung lagi ya untuk membedakan cimol, cilok, cilor, cireng, basmut dan basreng.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved